Social Media

Share this page on:

Edukasi Lebah di Kota Batu Diburu karena Empat Karakter Ini

16-06-2018 - 10:00
Salah satu pelajar sedang mencoba mengenal lebih dekat lebah di peternakan lebah Kelurahan Ngaglik, Kecamatan Batu. (Foto: Irsya Richa/BatuTIMES)
Salah satu pelajar sedang mencoba mengenal lebih dekat lebah di peternakan lebah Kelurahan Ngaglik, Kecamatan Batu. (Foto: Irsya Richa/BatuTIMES)

Peternakan lebah di Kota Batu rupanya banyak jadi sasaran sekolah. Selain melihat bagaimana madu dihasilkan, para siswa mempelajari karakter lebah untuk diteladani.

"Rata-rata mereka kelompok santri dari pondok pesantren. Juga pelajar sekolah pendidikan Islam di beberapa daerah, khususnya di Kota Batu," ungkap pengelola petualangan tawon Kota Batu Muhammad Dhani Rahman. 

iklan

Menurut Dhani, satu bulan setidaknya ada empat sampai kelompok yang belajar tentang edukasi lebah di area peternakan lebah di Kelurahan Ngaglik, Kecamatan Batu. Lalu apa yang membuat mereka tertarik dengan lebah atau tawon?

"Dalam hadis mengisyaratkan agar kita meniru sifat-sifat positif yang dimiliki oleh lebah. Dan lebah ini memiliki empat karakter," ungkapnya.

Apa saja empat karakter lebah yang layak diterapkan dalam kehidupan sehari-sehari? Antara lain, lebah suka dengan kebersihan. Sebab, lebah hanya hinggap di tempat-tempat bersih dan menyerap yang bersih. Lebah hanya mendatangi bunga atau buah-buatan yang mengandung bahan madu,

Lalu, lebah juga mengeluarkan sesuatu yang bersih. Madu yang dikonsumsi manusia selama ini merupakan minuman yang sangat bermanfaat untuk kesehatan.

"Lebah  juga mencontohkan keikhlasannya dalam bersedekah. Madu yang dihasilkan sebagian besar disedekahkan. Hanya secukupnya yang mereka konsumsi," jelas warga Kelurahan Sisir, Kecamata Batu, itu.

Selain itu, fakta lainnya adalah lebah tidak merusak. Ternyata lebah tidak merusak apa pun, baik material maupun non-material, ketika dia hinggap. 

Dan lebah tidak pernah melukai kecuali jika diganggu. Lebah tidak pernah memulai untuk menyerang. Binatang itu hanya menyerang ketika merasa dirinya dalam bahaya. 

Karena empat karakter itulah, banyak para pelajar pendidikan agama Islam hingga pondok pesantren tertarik tentang edukasi lebah. "Karena inilah, peternakan lebah jadi tempat edukasi banyak masyarakat," kata Dhani. (*)


Pewarta : Irsya Richa
Editor : Yunan Helmy
Publisher : Raafi Prapandha
Sumber : Batu TIMES (Jatim TIMES Network)

Top