Social Media

Share this page on:

Libur Panjang, Pelayanan di Karlos Ikut Diperpanjang

11-06-2018 - 21:14
Pelayanan kependudukan di kantor Kecamatan Karangploso yang buka di hari libur panjang. Bahkan jam pelayan ditambah untuk melayani kebutuhan masyarakat atas adminduk. (for MalangTIMES)
Pelayanan kependudukan di kantor Kecamatan Karangploso yang buka di hari libur panjang. Bahkan jam pelayan ditambah untuk melayani kebutuhan masyarakat atas adminduk. (for MalangTIMES)

MALANGTIMES - Memasuki libur panjang Idul Fitri 2018, nyaris pelayanan di perkantoran pemerintahan tidak ada aktivitas. Selain di beberapa kedinasan yang memang tidak memungkinkan seluruh aparatur sipil negara (ASN)-nya libur,  seperti di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Kabupaten Malang. 

Pelayanan kepada masyarakat yang dinilai urgen dan tidak bisa menunggu karena adanya hari libur panjang ini pula yang terlihat di Kantor Kecamatan Karangploso (Karlos). Di kantor kecamatan tersebut, pelayanan khususnya untuk administrasi kependudukan dan catatan sipil (adminduk) tetap berjalan. 

iklan

Bahkan,  kata Camat Karangploso Dyah Ekawati Nicotiana,  waktu pelayanan di kantornya di hari libur ini diperpanjang. "Ia waktu pelayanan kita perpanjang. Dari pagi sampai sore,  terus dilanjut di malam harinya setelah ibadah tarawih," ujar Dyah kepada MalangTIMES, Senin (11/6/2018). 

Penambahan jam pelayanan,  khususnya adminduk, dari pukul 08.00 - 16.00 WIB dan diteruskan pukul 20.00-22.00 WIB dilaksanakan setiap hari dalam libur panjang ini. "Kita tutup pelayanan hanya di tanggal merah saja,  yaitu tanggal 15-17. Sisanya masuk dan melayani masyarakat," ujar Dyah. 

Penambahan jam pelayanan dalam adminduk di wilayah Karlos dalam upaya memenuhi hak dasar masyarakat di bidang kependudukan. Terutama untuk keperluan yang sangat urgen di bulan ini  juga,  yaitu adanya Pilihan Gubernur Jawa Timur (Jatim) yang mensyaratkan pemilih memiliki kartu identitas. 

Hal ini yang digenjot di Karlos dengan pelayanan prima terhadap masyarakat. Walaupun sebenarnya secara prosentase kepemilikan KTP-el di Karlos cukup menggembirakan,  yaitu sekitar 80 persen lebih. 

"Sesuai dengan target dan masih berjalan di relnya,  mas. Tapi hal tersebut tidak membuat kita mengendorkan pelayanan kepada masyarakat," tegas Dyah yang juga menyampaikan untuk saat ini blangko KTP-el yang ada di kecamatan tinggal menyisakan sekitar 500 keping lagi. 

Sudah mulai minimnya blangko KTP-el tersebut, membuat Dyah akan berancang-ancang kembali memintanya kepada Dispendukcapil Kabupaten Malang,  yang selama ini sudah terbilang lancar dalam mendistribusikan blangko KTP-el ke tingkat kecamatan. 

"Sudah lancar dan baik pelayanan dari Dispendukcapil. Kami baru beberapa hari kemarin meminta tambahan  1.000 keping dan bisa cepat disalurkan oleh petugasnya," pungkas Dyah.  (*)


Pewarta : Nana
Editor : Yunan Helmy
Publisher : Raafi Prapandha

Top