Social Media

Share this page on:

Kumpulkan 1 Miliar Rupiah untuk 6 Ribu Penerima Manfaat, ASN Penyumbang Terbanyak Baznas

12-06-2018 - 16:15
Pemberian santunan anak yatim dari Baznas Kabupaten Malang beberapa waktu lalu di pendapa Kabupaten Malang. (Nana)
Pemberian santunan anak yatim dari Baznas Kabupaten Malang beberapa waktu lalu di pendapa Kabupaten Malang. (Nana)

MALANGTIMES - Bulan Ramadan benar-benar dijadikan ruang untuk berlomba-lomba mendapatkan kebaikan. Berbagai aktivitas sosial-religi pun kerap di gelar dalam Ramadan, baik melalui organisasi,  yayasan, maupun suatu badan yang ditunjuk pemerintah seperti Badan Amil Zakat Nasional (Baznas).

Baznas sendiri merupakan sebuah lembaga yang melakukan pengelolaan zakat secara nasional. Lembaga pemerintah nonstruktural ini bersifat mandiri dan bertanggung jawab kepada presiden melalui menteri agama. 

iklan

Melalui Baznas inilah,  warga Kabupaten Malang menyalurkan dana yang dimilikinya untuk bersedekah,  infak maupun zakat. Tidak tanggung-tanggung,  gerakan beramal baik di bulan Ramadan tersebut telah mampu mengumpulkan dana sekitar Rp 1 miliar dalam hitungan bulan. 

"Betul, telah terkumpul dana sebanyak tersebut selama Ramadan. Dan dana itu juga telah diterimakan kepada anak yatim piatu,  orang miskin,  duafa sekitar 6 ribu orang," kata Ketua Baznas Kabupaten Malang Khoirul Hafidz atau lebih dikenal Gus Hafidz kepada MalangTIMES. 

Dari total dana yang terkumpul selama Ramadan senilai Rp 1 miliar,  ternyata pendapatan terbanyak didapatkan dari aparatur sipil negara (ASN) Kabupaten Malang. "Alhamdulillah yang terbanyak, selain dari warga, ternyata dari  ASN. Ini tentunya sangat baik sebagai role model bagi kita semua mengenai contoh baik," ujar Gus Hafidz. 

Pemberian santunan di berbagai kecamatan bagi duafa, anak yatim, dan fakir miskin dilakukan setiap hari dalam Ramadan ini. Baik secara langsung yang melibatkan ribuan pemanfaat bantuan,  seperti santunan 1.000 anak yatim di pendapa Kabupaten Malang, Kepanjen, beberapa waktu lalu maupun secara insidental yang disesuaikan dengan bantuan yang disalurkan pemberi sedekah, infak, zakat ke Baznas.  

"Untuk santunan, kami setiap hari salurkan. Tapi untuk bantuan disesuaikan dengan kondisi yang ada," ujar Gus Hafidz yang juga menerangkan di Baznas bukan hanya menyalurkan santuan saja. "Kami punya program bedah rumah bagi fakir miskin,  bantuan wirausaha dan paket sembako. Alhamdulillah semua berjalan dengan baik," sambungnya. 

Untuk bedah rumah selama Ramadan,  Baznas telah menyelesaikan swkitar 15 unit rumah. Sedangkan di luar Ramadan, sudah sekitar  25 unit rumah per bulan yang  dibedah. 

Disinggung berapa penerimaan Baznas dari  pemberi sedekah setiap bulannya,  Gus Hafidz menyatakan sekitar Rp 750 juta. "Dan yang terbanyak berasal dari ASN Kabupaten Malang," pungkasnya. (*)


Pewarta : Nana
Editor : Heryanto
Publisher : Raafi Prapandha

Top