Social Media

Share this page on:

Bukan Teroris, Jenazah Gadis Cantik Ini Ditolak Dimakamkan, Mengapa?

14-06-2018 - 11:29
Almarhum Kurriyah semasa hidup (Foto : Istimewa)
Almarhum Kurriyah semasa hidup (Foto : Istimewa)

MALANGTIMES - Peristiwa penolakan pemakaman terhadap orang yang meninggal kembali terjadi di Jawa Timur.

Jika sebelumnya yang ditolak adalah jenazah pelaku teror di Surabaya, kali ini sama sekali tidak ada kaitannya.

iklan

Jenazah tersebut atas nama almarhumah Kurriyah, 24. Dia meninggal Rabu (13/6) lalu. Dan Kurriyah dipastikan bukan pelaku teror maupun tergabung dalam kelompoknya.

Kurriyah adalah gadis asli Desa Karanggayam, Kecamatan Omben, Kabupaten Sampang.

Namun saat ini dia tinggal bersama keluarganya di Rusunawa Jemundo, Sidoarjo. Tempat pengungsian warga Syi'ah sejak tahun 2012 atau enam tahun silam.

Kurriyah sebelumnya diketahui menjalani perawatan cukup lama di RSUD dr Soetomo.

Dia menderita sakit yang cukup komplikasi di usia muda. Dalam keseharian dia biasa mengajar ngaji anak-anak kecil di rusunawa.

AK salah seorang kerabat dari almarhum mengatakan sejak Kurriyah meninggal pihak keluarga menghubungi kerabat yang ada di kampung agar menyiapkan pekuburan.

Saat itu pihak keluarga pun menjawab siap dan mulai menggali kuburan pada pukul 18.30 WIB.

"Namun kepala desa Karanggayam menolak jenazah dikuburkan di kampung meskipun warga tak keberatan sama sekali," ujarnya kepada SurabayaTIMES.

Padahal saat itu jenazah Kurriyah sudah sempat dibawa ke Sampang dari Sidoarjo menggunakan ambulans.

"Padahal itu permintaan terakhir dari almarhum untuk dimakamkan di tempat kelahirannya. Berdampingan dengan makam keluarga lainnya," kata dia.

Karena ditolak jenazah Kurriyah akhirnya dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) milik Dinas Sosial Pemerintah Kabupaten Sidoarjo. Sehingga masih satu komplek dengan jenazah pelaku pemboman di tiga gereja serta markas Polrestabes Surabaya.

Peristiwa memilukan ini juga sempat viral dan kronologinya diupload di website ahlulbaitindonesia.or.id.

"Semoga Allah memberi kelembutan dan rasa kasih sayang kepada pemerintah khususnya kepada Presiden Jokowi untuk mengambil langkah pengembalian pengungsi ke kampung halaman yang sebenarnya modal sosialnya sangat memadai untuk dilakukan," tulis admin di website tersebut.


Pewarta : M. Bahrul Marzuki
Editor : Heryanto
Publisher : Debyawan Dewantara Erlansyah

Top