Social Media

Share this page on:

Dokter di Blitar Ditangkap Densus 88

14-06-2018 - 14:53
Rumah dr Nurhidayat di pasang police line pasca digrebek oleh Densus 88 Antiteror pada Rabu (13/6/2018) malam. (Foto: Meidian Dona Doni/BlitarTIMES)
Rumah dr Nurhidayat di pasang police line pasca digrebek oleh Densus 88 Antiteror pada Rabu (13/6/2018) malam. (Foto: Meidian Dona Doni/BlitarTIMES)

MALANGTIMES - Jelang lebaran Detasemen Khusus 88 (Densus 88) menggelar penggrebekan pada Rabu (13/6/2018) malam di rumah seorang dokter di Kelurahan Bajang, Kecamatan Talun, Kabupaten Blitar.

Informasi didapat BlitarTIMES, malam itu sekitar pukul 19.45 tim anti teror ini mendatangi praktek dokter Nurhidayat yang juga jadi satu dengan rumahnya itu.

iklan

Awalnya Densus 88 melakukan penangkapan terhadap 3 orang diduga anggota teroris.

Di antaranya pemilik rumah yang digrebek dr Nurhidayat (40) warga Desa Jajar, Kecamatan Talun, Kabupaten Blitar, Anang Rustianto (48) warga Kelurahan Bajang, Kecamatan Talun, Kabupaten Blitar, serta Muhammad Saefudin Zuhri (42) warga Desa Kamulan, Kecamatan Talun Kabupaten Blitar.

Juga Densus 88 menemukan barang bukti lain seperti pistol jenis FN buatan Belgia, sebuah laptop beserta flashdisk, dan buku-buku tentang jihad. Barang bukti tersebut disembunyikan oleh terduga dibelakang rumah dibawah pohon pepaya.

Sementara, Polres Blitar dalam rilis resminya pada Kamis (14/6/2018) mengungkapkan ada 2 lagi terduga yang diamankan yakni Heru Wijayanto warga Desa Semen, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar dan Katiman warga Desa Bening, Kecamatan Wlingi Kabupaten Blitar.

“Benar kemarin Rabu 13 Juni 2018 mulai pukul 20.31 telah dilakukan penindakan oleh Densus 88 Mabel Polri yang dibantu Polres Blitar dalam penangkapan 5 orang terduga teroris di Kabupaten Blitar,” ungkap Kapolres Blitar, AKBP Anisullah M Ridha.

Menurut Kapolres, 5 terduga teroris yang diamankan Densus 88 ini merupakan kelompok Jemaah Anshorut Daulah (JAD) Blitar. Dan selanjutnya kelimanya lantas diamankan ke Mako Brimob Polda Jatim untuk penyelidikan lebih lanjut.

“Pukul 01.30 pagi tadi semuanya dibawa ke Mako Brimob Polda Jatim,” pungkasnya. (*)


Pewarta : Meidian Dona Doni
Editor : Heryanto
Publisher : Debyawan Dewantara Erlansyah

Top