Social Media

Share this page on:

IGTV, Platform Baru Nonton Video Ala Instagram, Apakah Bakal Mematikan YouTube?

22-06-2018 - 15:52
IGTV, platform nonton video besutan Instagram yang bisa Anda temukan selain di aplikasi tersendiri juga di akun Instagram Anda (foto: YouTube Lailaqul)
IGTV, platform nonton video besutan Instagram yang bisa Anda temukan selain di aplikasi tersendiri juga di akun Instagram Anda (foto: YouTube Lailaqul)

MALANGTIMES - Sudah kenal dengan IGTV? Wah, sayang kalau pembaca belum ngeh dengan nama ini. Dua hari lalu, IGTV diluncurkan oleh Instagram.

Kepala Eksekutif Instagram, Kevin Systrom, pada acara peluncuran di San Francisco mengatakan sudah saatnya video berevolusi. 

iklan

"Hari ini anak remaja menonton TV 40% lebih sedikit daripada yang dilakukan mereka lima tahun lalu, sudah saatnya video bergerak maju dan berkembang," kata dia dikutip dari Reuters.

Oleh karena itu, Instagram yang diakuisisi Facebook sejak 2012 itu terus mengembangkan konten video. Anda barangkali sudah sering nonton video berdurasi pendek di Instastory. Tapi IGTV menawarkan video hingga satu jam.

Boleh jadi nonton video tak lagi membuka YouTube. Dibuat Februari 2005, pengguna YouTube hingga detik ini sudah mencapai puluhan juta orang atau barangkali lebih. Tentu saja, YouTube menjadi 'raksasa' video. Nampaknya aplikasi yang berbasis di San Bruno California itu punya pesaing kuat.


Inilah aplikasi IGTV besutan Instagram yang menawarkan video berdurasi hingga satu jam dengan mode vertikal di ponsel (foto: Playstore)

IGTV menawarkan beragam kemudahan. Pertama, platform ini ramah pada layar handphone. Semua video di IGTV ditampilkan dalam format vertikal (portrait) dan secara full-screen. Kedua, IGTV bisa dinikmati melalui aplikasi Instagram maupun aplikasi IGTV tersendiri. Pembaca hanya perlu mengklik iconbaru di sebelah icon DM untuk mengakses IGTV.

Mengenai fenomena IGTV yang baru tiga hari diluncurkan, YouTuber bernama Lailaqul angkat bicara. Ia adalah seorang konten kreator yang punya 49.000 subscribers. Lailaqul juga banyak mengisi Chanel miliknya dengan trik membuat video di YouTube.

Ia bilang sangat mungkin YouTube akan mulai kehilangan pamor. Boleh jadi orang memilih menonton video para selebriti Instagram ketimbang membuka lagi layar YouTube. Soal ini ia punya pendapat sendiri.

"Aku enggak bilang YouTube bakal mati karena perusahaan raksasa seperti YouTube tidak mungkin tiba-tiba bangkrut. Tetapi tahun 2018 orang jangan berpikir menjadi seorang YouTuber saja. Jadilah konten kreator yang artinya punya konten video menarik bukan saja di YouTube tapi juga nantinya di IGTV," kata dia. (*)


Pewarta : Wahida Rahmania Arifah
Editor : A Yahya
Publisher : Debyawan Dewantara Erlansyah

Top