Social Media

Share this page on:

Hari Terakhir Kampanye, Wanedi Blusukan ke Kampung 3G

23-06-2018 - 16:52
Calon Wakil Wali Kota Malang nomor urut satu Ahmad Wanedi (tengah kenakan kemeja hitam) didampingi Penggagas Kampung Gelintung Go Green Bambang Irianto (berkacamata) saat blusukan di Kampung 3G (Foto: Pipit Anggraeni/ MalangTIMES)
Calon Wakil Wali Kota Malang nomor urut satu Ahmad Wanedi (tengah kenakan kemeja hitam) didampingi Penggagas Kampung Gelintung Go Green Bambang Irianto (berkacamata) saat blusukan di Kampung 3G (Foto: Pipit Anggraeni/ MalangTIMES)

MALANGTIMES - Hari terakhir kampanye, calon Wakil Wali Kota Malang nomor urut satu Ahmad Wanedi memilih blusukan ke Kampung Gelintung Go Green (3G). 

Disambut Penggagas Kampung 3G sekaligus Ketua RW 23 Kampung 3G Bambang Irianto beserta warga, Wanedi pun memulai menggali ilmu baru terkait penataan kampung yang sejahtera di masa depan.

iklan

Politisi PDIP itu berpendapat, membangun kampung menjadi kebutuhan penting dalam menyejahterakan masyarakat. Dia juga menilai jika Kampung 3G merupakan kampung percontohan yang ke depan bisa dicontoh kampung lain di Kota Malang.

Karena melihat keberhasilan Kampung 3G yang tak hanya merambah kancah nasional tapi juga internasional, ia optimis pengembangan kampung tematik yang mumpung dapat membuat masyarakat meraup keuntungan ekonomi.

"Ketika saya dan Mbak Nanda diberi kesempatan untuk memimpin Kota Malang, kami berjanji memberi fasilitas sepenuhnya untuk masyarakat yang kreatif," tambahnya lagi.

Ketika keberhasilan Kampung 3G dapat diadopsi oleh seluruh kampung di Kota Malang, ia juga optimis jika subjek sebagai kota bunga yang adem dan asri dapat kembali diraih. Meskipun saat ini kondisi Kota Malang masih sering macet dan menyebabkan suhu semakin panas.

"Saya yakin akan menjadi kota bunga dan lebih asri. Karena saat masuk tadi saya sudah merasakan hawa yang sejuk dan dingin," jelasnya sembari tersenyum.

Wanedi pun menyayangkan jika inovasi yang diinisiasi oleh Bambang Irianto itu banyak ditiru oleh daerah lain. Sementara Kota Malang sendiri cenderung kurang memperhatikan.

Karena ilmu yang dimiliki tersebut nyatanya lebih banyak dimanfaatkan oleh kota lain seperti Kota Tangerang. Sedangkan inovasi menabung air di Malang sendiri hanya dimanfaatkan oleh Kampung 3G sendiri.

Sementara itu, Penggagas Kampung 3G Bambang Irianto berharap, ketika Wanedi dan Nanda terpilih sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Malang ke duanya mampu menggerakkan inovasi yang berasal dari masyarakat. 

"Jangan hanya asal tebar janji, tapi tuntaskan janji itu," jelasnya.

Dia pun optimis jika ke depan kampung-kampung di Kota Malang akan terbangun secara positif. Bambang pun menyampaikan kesanggupannya bekerjasama dengan masyarakat dalam membangun kampung yang lebih sejahtera.

"Saya siap bersama dengan pak Wanedi bergotong royong membangun kampung yang sejahtera," pungkas pria berkacamata itu.


Pewarta : Pipit Anggraeni
Editor : Sri Kurnia Mahiruni
Publisher : sandi permana soebagio

Top