Social Media

Share this page on:

Pileg 2019, Keterwakilan Perempuan Jadi Prioritas

02-07-2018 - 15:47
Ilustrasi
Ilustrasi

MALANGTIMES - Pendaftaran calon legislatif periode 2019-2024 telah dibuka sejak Minggu (1/8/2018). Berbeda dengan periode sebelumnya, keterwakilan perempuan dalam lembaga legislatif kali ini menjadi prioritas.

Hal itu disampaikan Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Malang Zaenudin. Pria berkacamata itu menyampaikan, aturan keterwakilan perempuan dalam pemilu legislatif (pileg) 2019 berbeda dan sedikit menguntungkan kaum hawa. 

iklan

Karena sebanyak 30 persen jatah dalam kursi legislatif harus dipenuhi oleh keterwakilan perempuan. Artinya, jika ada calon yang mengundurkan diri di tengah jalan, maka partai politik berkaitan wajib menggantikannya dengan kader perempuan lainnya.

"Berbeda dengan laki-laki, jika ada kader yang mengundurkan diri maka yang bersangkutan tidak dapat diganti kader lain," katanya pada wartawan.

Berbeda dengan perempuan, di mana mereka dapat digantikan oleh kader lain saat yang bersangkutan mengundurkan diri. Hal itu dilakukan untuk memberi ruang yang cukup besar bagi perempuan dalam dunia politik.

Tak hanya di Kota Malang, aturan keterwakilan perempuan itu menurutnya juga mengikat seluruh daerah di Indonesia. Seluruh daerah wajib untuk menetapkan dan mengisi secara penuh keterwakilan perempuan.

"Aturan ini dilaksanakan di semua daerah dalam Pileg 2019," jelasnya.

Tak hanya itu, Zaenudin juga menjelaskan jika pendaftaran calon anggota legislatif periode 2019-2024 berbeda dibanding sebelumnya. Kali ini, pendaftatan dilakukan secara online melalui Sistem Informasi Pencalonan (Silon).


Pewarta : Pipit Anggraeni
Editor : A Yahya
Publisher : Raafi Prapandha

Top