Social Media

Share this page on:

Diterjang Ombak Besar, Kapal Berpenumpang 11 Orang Hilang 2 Hari di Banyuwangi

06-07-2018 - 13:36
ilustrasi kapal tenggelam, (sumber : int)
ilustrasi kapal tenggelam, (sumber : int)

Sebuah Kapal layar motor (KLM)  yang mengangkut sembako dikabarkan hilang dalam perjalan dari Banyuwangi menuju pulau Sapeken, Kabupaten Sumenep, Madura.

KLM bernama Mutiara tersebut hilang diperairan sebelah utara pulau Tabuhan Banyuwangi.

iklan

Setelah dua hari hilang tanpa kabar, kapal berpenumpang 11 orang ini diketahui terdampar di sekitar Pulau Raas, Madura. 

Informasi yang berhasil dikumpulkan Banyuwangitimes.com KLM Mutiara berangkat dari pelabuhan rakyat di sekitar pantai Boom, Banyuwangi sekitar pukul 16.00 WIB, Rabu (4/7/18).

Kapal ini hendak menuju ke Pulau Sapeken setelah berbelanja sembako di Banyuwangi.

"Setelah menempuh perjalanan sekitar 25 mil laut dari pantai Boom mesin kapal mati," ujar Kasat Polairud Banyuwangi, AKP Subandi, Jumat (6/7/2018).

Kondisi ini langsung dilaporkan Nahkoda KLM Mutiara, Muslimin, ke Kantor Syahbandar Banyuwangi. Kabar tersebut disampaikan melalui komunikasi pesawat radio.

Nahkoda kapal menyebut mesin mati akibat diterjang ombak besar sehingga air laut masuk ke dalam mesin kapal.

Pihak Syahbandar Banyuwangi kemudian berkoordinasi dengan pihak terkait termasuk Satpolairud untuk melakukan pencarian. 

Sekitar pukul 19.00 WIB petugas gabungan mulai melakukan pencarian di lokasi terakhir kapal yakni di sebelah utara pulau Tabuhan. Namun KLM Mutiara sudah tidak ditemukan di lokasi tersebut.

Petugas gabungan sempat melakukan penyisiran di sekitar perairan tersebut. Namun upaya itu tidak membuahkan hasil. Akhirnya  proses pencarian dihentikan sekitar tengah malam.

"Pencarian malam itu kita hentikan karena terkendala cuaca buruk dan ombak besar," ujar Subandi. 

Pencarian KLM Mutiara kembali dilanjutkan Kamis (5/7/18). Petugas gabungan kembali menyisir wilayah perairan tersebut.

Namun pencarian kembali terkendala cuaca buruk dan ombak besar. Petugas gabungan akhirnya menghentikan pencarian dan kembali tanpa hasil. 

Kabar gembira akhirnya diterima pihak Syahbandar dan Polairud Banyuwangi.

KLM Mutiara diketahui diterdampar di wilayah Takat Noko Gua Gua, Pulau Raas, Kabupaten Sumenep, Madura. Seluruh penumpang kapal dalam keadaan selamat.

"Sekitar pukul 09.00 WIB tadi pagi, nahkoda KLM Mutiara menghubungi kami dan Syahbandar menyampaikan kapalnya terdampar di wilayah pulau Raas," bebernya. 


Pewarta : Muh. Hujaini
Editor : Heryanto
Publisher : Raafi Prapandha
Sumber : Banyuwangi TIMES (Jatim Times Network)

Top