Social Media

Share this page on:

Jadi Jambret Hingga Terlibat Curanmor Tiga Pelajar Dibekuk dalam Seminggu

09-07-2018 - 14:00
Dua jambret remaja yang dibekuk Polsek Sukomanunggal
Dua jambret remaja yang dibekuk Polsek Sukomanunggal

 Dalam kurun waktu satu minggu terakhir ini tiga pelajar yang masih duduk di bangku kelas SMA dibekuk petugas kepolisian. Mereka terlibat aksi kejahatan jalanan mulai jambret hingga curanmor.

Yang pertama Polsek Sukomanunggal mengamankan dua jambret remaja. Yaitu, HRM, 16 warga Tambak Asri dan GES, 16 warga Tambak Asri juga.

Kapolsek Sukomanunggal Kompol Muljono mengatakan, keduanya melakukan aksi jambret dengan mengendarai motor terhadap korban bernama Febrianto Elviarida, di Jalan Banyu Urip. “Pada waktu kejadian, korban sedang di bonceng oleh pacarnya. Dan saat melintas tiba-tiba datang dua pelaku mengendarai satu motor dari arah belakang sebelah kanan,” kata Muljono.

Pelaku GES yang dibonceng oleh HRM langsung merampas tas selempang milik Elvi yang saat itu dibonceng pacarnya dengan cara ditarik. Dalam hitungan detik, tas pun segera berpindah tangan.

Mengetahui tas milik pacarnya dirampas, Budi melakukan pengejaran terhadap kedua pelaku yang melarikan diri ke arah Jalan Simo Kalangan, sambil berteriak jambret.

Ketika itu, anggota Reskrim Polsek Sukomanunggal melakukan pemantauan di wilayah Simo Kalangan mendengar suara teriakan korban. “Anggota pun segera melakukan pengejaran juga. Sehingga pelaku dapat ditangkap,” terang Muljono.

Dari hasil penangkapan ini, petugas berhasil mengamankan barang bukti berupa tas berisi uang senilai Rp 150 ribu. “Pelaku mengaku melakukan penjambretan sduah dua kali dan kedua pelaku rencananya akan kita bawa ke Bawas Waru Sidoarjo,” jelas Muljono.

Tidak lama kemudian Polsek Gubeng mengamankan seorang pelajar Alif Setya Pratama, 19. Remaja yang masih berstatus siswa di sebuah sekolah SMA di Surabaya ini, yang tinggal di Jalan Ngagel Dadi. Dia sudah melakukan aksi pencurian kendaraan bermotor bersama rekannya Bagus Sasmita.

Kapolsek Gubeng, Kompol Sudarto mengatakan, pada saat melakukan aksinya, Bagus yang berperan sebagai pemetik, terlebih dahulu ditangkap. Bagus ditangkap oleh warga pada saat beraksi. “Saat kejadian, sejumlah mendapati aksi pencurian yang dilakukan oleh kedua pelaku. Dan nyaris kena hajar massa,” kata Sudarto.

Sudarto menuturkan, pada saat itu, kedua pelaku membagi tugas. Yakni Alif berperan sebagai joki, dan Bagus berperan sebagai pemetik. Alif dan Bagus berupaya mencuri motor milik korban, Ayuning Dyah.

Sebelum beraksi, terlebih dahulu kedua pelaku yang berboncengan mengendarai sepeda motor Yamaha Vega R, dengan nomor polisi L-5595-AO, berpatroli mencari sasaran.

“Kemudian saat melintas di lokasi kejadian, yaitu Jalan Gubeng Kertajaya, melihat sebuah motor milik korban yang diparkir di depan rumahnya. Mereka selanjutnya berhenti,” tutur Sudarto.

Alif tetap standby di atas motor, sementara Bagus menghampiri motor korban, bergegas mencurinya. Pada saat Bagus menaiki motor korban inilah, warga mengetahui aksinya, dan melakukan penangkapan.

Sayangnya, Alif berhasil melarikan diri. Sedangkan Bagus yang ditangkap oleh warga, kemudian diserahkan ke Polsek Gubeng Polrestabes Surabaya.

Dari kasus pencurian ini, petugas menyita barang bukti berupa Yamaha Vega R, warna silver hitam dengan nomor polisi L 5595 AO sarana kedua pelaku. “Untuk para pelaku kita kenakan Pasal 363 KUHP,” pungkas Sudarto.
 


Pewarta : M. Bahrul Marzuki
Editor : Sri Kurnia Mahiruni
Publisher : Raafi Prapandha

Top