Social Media

Share this page on:

Food Court Alun-Alun Kota Batu Sudah Ditata, Akankah Dimanfaatkan PKL?

10-07-2018 - 12:27
Fasilitas meja dan kursi sudah mulai ditata di dalam Food Court. (Foto: Irsya Richa/BatuTIMES)
Fasilitas meja dan kursi sudah mulai ditata di dalam Food Court. (Foto: Irsya Richa/BatuTIMES)

MALANGTIMES - Kondisi food court di area Alun-Alun Kota Batu tidak seperti biasanya. Ada beberapa meja dan kursi baru terbuat dari kayu dan besi yang sudah tertata dengan apik. Ada juga beberapa sofa yang masih terbungkus plastik.

Lalu, juga ada beberapa lukisan yang tertempel pada dinding. Sedangkan jalan masuk menunu food court ini diberi pembatas agar masyarakat tidak bisa masuk. 

iklan

Apakah food court itu akan segera dimanfaatkan untuk PKL (pedagang kaki lima)? Penjabat Sekretaris Daerah Kota Batu Edy Murtono mengatakan, sebagai pengelola aset, pihaknya masih dalam tahap perencanaan untuk mengonsep PKL Kota Batu. “Masih daam perencanaan. Masih kami rundingkan nantinya konsepnya seperti apa,” ungkap dia.

Edy menambahkan, pihaknya saat ini masih menunggu kajian karena kewenangan pemanfaatan food court itu ada di Dinas Koperasi Unit Mikro dan Perdagangan (Diskumdag) Kota Batu. “Saat ini masih dirundingkan terkait penataan yang baik. Bagaimana pihak PKL memahami untuk kepentingan bersama,” imbuhnya.

Menurut Edy, Alun-Alun Kota Batu merupakan kawasan bebas rokok dan bebas PKL. Karena itu, perlu adanya kesadaran ketertiban PKL yang ada di Alun-Alun Kota Batu.

Sementara itu, Pelaksana Tugas Kepala Diskumdag Kota Batu Endang Triningsih mengaku tidak mengetahui perkembangan food court saat ini. Malah dia mengatakan saat ini kewenangan food court ada pada sekda Kota Batu sebagai pengelola aset. 

“Kewenangan yang memanfaatkan itu adalah sekda Kota Batu. Dia yang berhak mengelola kecuali kalau memang sudah diserahkan kepada kami,” ujar Endang. (*)


Pewarta : Irsya Richa
Editor : Yunan Helmy
Publisher : Debyawan Dewantara Erlansyah

Top