Social Media

Share this page on:

Apel Malang hingga Langsat Makin Langka, Bupati Rendra Sindir Alih Fungsi Lahan

10-07-2018 - 22:05
Apel Malang (Wisata Malang)
Apel Malang (Wisata Malang)

MALANGTIMES - Malang sejak dulu selalu dikenal sebagai gudangnya apel. Namun sayangnya, tanaman khas yang banyak melekat pada benak masyarakat itu kini tak sebanyak dulu.

Petani apel memilih beralih ke tanaman lain. Bahkan beberapa buah unggulan di Kabupaten Malang seperti langsat pun kini sudah tak lagi melimpah.

iklan

Potensi yang terus melemah itu pun sangat disayangkan. "Apel kini tak banyak ditanam karena membutuhkan biaya besar. Termasuk langsat yang kini semakin menipis karena lahannya banyak yang beralih jadi perumahan," kata Bupati Malang Rendra Kresna di sela-sela kegiatan bina desa yang berlangsung di Desa Kucur, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang, Selasa (10/7/2018).

Apel dan langsat pada dasarnya meruoakan buah lokal yang dulunya banyak tumbuh di Malang. Apel sendiri sampai sekarang masih identik dengan Batu. Sementara langsat sudah tak lagi identik dengan Singosari yang dulunya merupakan daerah penghasil langsat terbesar di Kabupaten Malang.

"Ya itu tadi. Banyak lahannya yang digunakan jadi perumahan," ucap Rendra.

Saat ini, ia pun memilih bekerja sama dengan salah satu perguruan tinggi di Malang untuk kembali mengembangbiakkan bibit langsat maupun apel asli Malang. Tanaman tersebut masih bisa ditemui meski tak banyak.

Lebih jauh, pria nomor satu di Kabupaten Malang itu menyebut jika petani saat ini banyak beralih menanam jeruk. Kualitas jeruk yang dihasilkan dia nilai jauh lebih baik ketimbang jeruk impor. Namun sayangnya penampilan jeruk dari luar negeri lebih menarik. "Masalahnya masyarakat itu suka dengan warna. Kalau rasa, jeruk lokal kita itu bahkan lebih bagus," ungkapnya. (*)


Pewarta : Pipit Anggraeni
Editor : Yunan Helmy
Publisher : Raafi Prapandha

Top