Social Media

Share this page on:

Nyari Sampah di TPA Supit Urang, Seorang Pemulung Hilang Tertimbun Longsor

11-07-2018 - 18:53
Petugas yang masih melakukan pencarian korban di titik terakhir korban jatuh, Rabu (11/7/2018) (Anggara Sudiongko/MalangTIMES)
Petugas yang masih melakukan pencarian korban di titik terakhir korban jatuh, Rabu (11/7/2018) (Anggara Sudiongko/MalangTIMES)

MALANGTIMES - Dua pemulung di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah Supit Urang, Mulyorejo, Sukun Kota Malang, tertimpa masalah saat sedang mencari sampah di gunungan sampah di TPA tersebut, Rabu (11/7/2018).

Dua pemulung tersebut yakni Miskan(45) warga Mulyorejo, Kecamatan Sukun, Kota Malang dan Agus Sujarno (45) warga Kecamatan Dampit, Kabupaten Malang. 

iklan

Namun nahas bagi Agus, penuturan Miskam Agus tertimbun gulungan sampah yang longsor dan sampai saat ini masih dalam pencarian.

"Kejadiannya pas pukul 13.00 WIB. Saat itu kami berdua nyari sampah. digundukan sampah dekat twbing yang bawahnya sungai. Pas lagi ngali-ngali tiba-tiba saja longsor," ungkap Miskan.

Saat itu, posisi Miskan berada sedikit di atas Agus, sedangkan Agus saat itu mencari sampah di bawahnya. Saat longsor terjadi, Agus langsung lari menghindar dari longsoran tanah.

"Nah saya saat itu pas panik juga langsung langsung mengkaitkan alat mencari sampah untuk pegangan," ungkapnya

Setelah berlari, kemudian Agus tak terlalu melihat apakah Agus tertimbun sampah sampai di bawah sungai atau tidak. Setelah longsor terjadi Miskan langsung saja berlari mencari bantuan warga sekitar dan melapor ke Unit Pelaksana Teknis (UPT).

"Setelah warga datang, langsung saja mencari Agus, tapi saat itu enggak terdengar sama sekali teriakan Agus. Kalau longsornya setahu saya memang sudah beberapa kali terjadi. Namun belum pernah ada korban jiwa," papar Agus.

Sementara itu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah ( BPBD) Kota Malang, J Hartono mengatakan, sampai saat ini, pencarian masih dilakukan. Namun dalam pencarian ini, petugas sedikit mengalami kesulitan, pasalnya lokasi kejadian di pinggiran tebing. 

"Kondisi tanah juga labil dan curam, sehingga kami tidak bisa menurunkan alat berat. Sampai saat ini, titik korban terjatuh masih dilakukan pencarian," pungkasnya.


Pewarta : Anggara Sudiongko
Editor : Heryanto
Publisher : Raafi Prapandha

Top