Social Media

Share this page on:

Rumahnya Dibedah Pemkab Malang, Nenek Ini Tak Kuasa Menahan Air Mata Bahagia

11-07-2018 - 19:11
Bupati Malang, Dr H Rendra Kresna (kanan) didampingi Wabup Malang, Sanusi (kiri) mengunjungi rumah nenek Siani (tengah) yang mendapat bantuan bedah rumah dari Pemerintah Kabupaten Malang. (foto : Imam Syafii/MalangTIMES)
Bupati Malang, Dr H Rendra Kresna (kanan) didampingi Wabup Malang, Sanusi (kiri) mengunjungi rumah nenek Siani (tengah) yang mendapat bantuan bedah rumah dari Pemerintah Kabupaten Malang. (foto : Imam Syafii/MalangTIMES)

MALANGTIMES - Linangan air mata bahagia Nenek Siani siang itu mengundang suasana haru bagi semua orang yang melihatnya.   

Warga Dusun Klampok, Desa Kucur, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang ini hatinya memang sedang berbunga-bunga lantaran mendapat bantuan bedah rumah dari Pemerintah Kabupaten Malang.

iklan

Saat dikunjungi Bupati Malang Dr H Rendra Kresna dalam agenda kegiatan Bina Desa Kucur di rumahnya, Siani langsung meneteskan air matanya dan menyalami orang nomor satu di Pemerintahan Kabupaten Malang itu.

Setelah itu, Rendra Kresna bersama Wakil Bupati Malang Sanusi didampingi Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Cipta Karya (DPKPCK) Kabupaten Malang, Wahyu Hidayat dan Duta Sanitasi 2018 masuk kedalam rumah nenek 69 tahun tersebut.

Terlihat kondisi dinding rumah nenek Siani hingga dapur sebelumnya terbuat dari triplek atau kayu dan terlihat sudah tidak layak untuk ditempati.

Melihat kondisi seperti itu, Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Cipta Karya (DPKPCK) langsung bergerak cepat dengan bedah rumah si nenek. 

"Nenek di sini tinggal sama siapa saja," kata Rendra Kresna sembari dijawab Siani dengan anak dan sang cucu.

"Nenek berterima kasihlah kepada Pemerintah Kabupaten Malang, salah satunya Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Cipta Karya yang membantu memperbaiki rumah nenek," ucap Rendra Kresna dan dijawab nenek Siani,"Terima kasih banyak Pak Rendra," ucapnya sambil meneteskan air mata.

Kemudian, Nenek Siani menjelaskan bahwa dirinya sudah 41 tahun menempati rumahnya yang bisa dibilang kurang layak itu. Rumah itu ditempati nenek Siani bersama lima orang anggota keluarganya.

"Saya orang tidak mampu nak, saya tinggal di sini sudah 41 tahun. Saya di sini bersama lima orang yaitu anak, menantu dan dua cucu," kata Siani kepada MalangTIMES.

"Sebenarnya tidak cukup untuk lima orang, tapi sekarang saya bersyukur Alhamdulillan Pak Rendra sudah memberi bantuan bedah rumah. Semoga Pak Rendra diberi kesehatan dan umur panjang," tegasnya.

Tak hanya nenek Siani saja, bantuan bedah rumah juga dirasakan keluarga Nurhadi yang kondisi rumahnya sebelumnya juga terbuat dari triplek kayu.

"Saya sudah 9 tahun tinggal di sini. Saya ucapkan banyak terima kasih kepada Pak Rendra memberikan bantuan bedah rumah," ungkap Nurhadi sembari mengatakan satu rumah ditempati istri dan dua anaknya tersebut.


Pewarta : Imam Syafii
Editor : Heryanto
Publisher : Raafi Prapandha

Top