Social Media

Share this page on:

Di Depan Ratusan Pasukan Kuning, Plt Wali Kota Beri Kabar Gembira

12-07-2018 - 18:41
Suasana saat para pegawai Dinas Lingkungan Hidup (DLH), termasuk pasukan kuning, berkumpul di GOR Ken Arok. Mereka mendapatkan arahan wali kota dan sekaligis halalbihalal. (Anggara Sudiongko/MalangTIMES)
Suasana saat para pegawai Dinas Lingkungan Hidup (DLH), termasuk pasukan kuning, berkumpul di GOR Ken Arok. Mereka mendapatkan arahan wali kota dan sekaligis halalbihalal. (Anggara Sudiongko/MalangTIMES)

MALANGTIMES - Seribu lebih pegawai Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang berkumpul di GOR Ken Arok Kota Malang. Dari seribu lebih pegawai DLH tersebut, pasukan penjaga kebersihan Kota Malang, yakni pasukan kuning, mendominasi. 

Di sana, para pegawai -termasuk pasukan kuning- mendapatkan pengarahan langsung dari Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Malang Sutiaji. Selain melakukan pengarahan, Sutiaji juga melakukan halalbihalal dengan seluruh para pegawai DLH Kota Malang.

iklan

Sutiaji berpesan kepada seluruh pegawai, meskipun menjadi pasukan kuning, janganlah mereka dipandang remeh. Sebab, pasukan kuning telah banyak berjasa menjaga kebersihan seluruh kawasan Kota Malang.

Selain itu, Sutiaji membeberkan kabar gembira bagi pegawai Pemkot Malang. "Maka dari itu, tentunya semakin ke depan akan lebih diperhatikan. Uang makan untuk teman-teman kan sekarang sudah dianggarkan, sehingga tentunya diharapkan teman-teman semakin meningkatkan kinerja," ungkapnya.

Besaran uang makan yang diberikan nantinya Rp 20 ribu per hari. Dan saat ini terkiat hal tersebut akan disampaikan ke DPRD dengan plot pemberian uang makan selama 4 bulan.

Plt Walikota saatemberi pengarahan dihadapan ratusan DLH

Sementara itu, Kepala DLH Kota Malang Agoes Edi Poetranto mengungkapkan, memang sebelumnya uang makan memang tidak dianggarkan. Mereka hanya mendapatkan tunjangan penghasilan.

"Namun kalau detailnya masih belum tahu. Tapi ini kan kebijakan pimpinan. Kalau memang ini merupakan prestise untuk pasukan kuning, artinya ya baru kali ini mereka mendapatkan perhatian pimpinan," bebernya.

Adanya uang makan ini bukan merupakan usulan atau desakan dari para pasukan kuning yang memang selama ini bekerja sepenuh hati. Namun hal ini merupakan ide dari wali kota sendiri.

"Malahan kami tadi belum tahu awalnya. Begitu beliau tadi memberikan arahan seperti itu. ya kami support saja. Maka dari itu, kami terus mendorong para pasukan kuning untuk terus meningkatkan kinerja mereka," tandas Sutiaji. (*)


Pewarta : Anggara Sudiongko
Editor : Yunan Helmy
Publisher : Raafi Prapandha

Top