Social Media

Share this page on:

Diduga Kelebihan Muatan, Truk Bermuatan Tebu Terguling di Jalibar Kepanjen

18-07-2018 - 22:22
Kondisi bangkai truk bermuatan tebu yang teeguling di jembatan Jalibar Kepanjen, Kabupaten Malang, Rabu (18/7/2018) malam. (Foto : Dishub Kabupaten Malang for MalangTIMES)
Kondisi bangkai truk bermuatan tebu yang teeguling di jembatan Jalibar Kepanjen, Kabupaten Malang, Rabu (18/7/2018) malam. (Foto : Dishub Kabupaten Malang for MalangTIMES)

MALANGTIMES - Diduga kelebihan muatan, sebuah kendaraan truk bermuatan tebu bernomor N 8991 D terguling di timurnya jembatan Jalur Lintas Barat (Jalibar) wilayah Kepanjen, Kabupaten Malang, Rabu (18/7/2018) malam.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Malang Hafi Luthfi membenarkan bahwa di wilayah jembatan Jalibar Kepanjen telah terjadi kemacetan arus lalu lintas, akibat sebuah truk tebu terguling dan kondisi tebu tercecer di pinggir jalan.

iklan

"Iya benar ada sebuah truk tebu terguling di sekitar jembatan Jalibar sekitar pukul 19.00 WIB, akibatnya menganggu arus lalu lintas pengguna jalan di sekitarnya," kata Luthfi saat dikonfirmasi MalangTIMES, Rabu (18/7/2018).

Lebih lanjut Luthfi menerangkan penyebab truk tebu terguling dirinya belum mengetahui secara jelas. Namun dia menduga truk tersebut kemungkinan salah jalan atau jalannya terlalu minggir.

"Kami belum tahu pasti penyebabnya karena masih dalam proses penyelidikan. Kami menduga truk jalannya terlalu minggir atau kelebihan muatan tebu yang terlalu tinggi," tegasnya.

Melihat kejadian seperti itu pihaknya langsung menurunkan anggota Dishub Kabupaten Malang untuk menangani dan mengurai kemacetan arus lalu lintas di sepanjang Jalibar. Selain itu petugas Dishub juga menghubungi mobil derek untuk mengevakuasi bangkai truk.

"Kami langsung menurunkan dua anggota di lokasi untuk mengurai kemacetan dan menghubungi mobil derek. Kami membuat sistem contra flow untuk mengurai kemacetan," terangnya.

Menurut Luthfi setelah pihaknya menurunkan anggota di lokasi kejadian sekitar setengah jam arus lalu lintas kendaraan sudah berjalan normal.

"Memang dalam kejadian ini tidak ada korban jiwa tapi mengakibatkan kemacetan jalan. Sekarang kondisinya truk sudah di evakuasi dan arus lalu lintas kembali normal. Kami masih mencari info identitas dari sopir truk tersebut," ujarnya.


Pewarta : imam syafii
Editor : Heryanto
Publisher : Debyawan Dewantara Erlansyah

Top