Social Media

Share this page on:

Ditolong Warga Saat Alami Kecelakaan, Warga Muharto Ini Malah Tambah Apes, Kok Bisa?

09-08-2018 - 14:36
Ilustrasi pencurian HP (doc MalangTIMES)
Ilustrasi pencurian HP (doc MalangTIMES)

MALANGTIMES - Masih ada saja orang yang tega  memanfaatkan kesempatan dengan berbuat jahat di saat orang lain mengalami kesusahan. Seperti yang dialami oleh Gushadi (19) warga Jalan Muharto gang 5C, Kelurahan Kotalama, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang.

HP Oppo F3 miliknya yang dulu dibeli sekitar Rp 4 juta dan diletakkan di kantong saku celana jeansnya dicuri oleh pencuri yang menyaru sebagai warga yang ikut menolongnya usai terjatuh di tengah jalan.

iklan

Kejadian tersebut bermula, ketika ia dan rekannya mengendarai sepeda motor di kawasan Jalan Gatot Subroto, Kota Malang. Tepatnya di depan kantor BCA pada Rabu malam (8/8/2018) sekitar pukul 21.00 wib.

Tiba-tiba saja terdapat mobil di depannya yang melakukan pengereman mendadak, sehingga Gushadi dan rekannya yang kala itu melaju dengan kecepatan sedang mengerem mendadak hingga membuat roda belakang mereka oleng.

Tak pelak setelah itu, mereka berduapun jatuh bergelimpangan di tengah jalan dan mengalami sedikit cidera hingga tak bisa berjalan dan tergeletak di tengah jalan.

"Katanya warga ada oli yang tercecer di jalam sehingga membuat saya jatuh," terang Gushadi.

Setelah itu, warga sekitar yang melihat itu, langsung berupaya menolong korban dengan mengangkat korban untuk dibawa ke pinggir jalan.

"Nah pas saya diangkat itu, saya sempat kerasa ada yang merogoh kantong saya, tapi saya nggak berfikir kalau HP saya bakal dicuri, karena pas itu juga lagi kesakitan," ungkapnya (9/8/2018).

Lanjutnya, ketika Gushadi akan menghubungi orangtuanya untuk memberikan kabar, kemudian ia akan mengambil HP di kantong celananya, ia begitu kaget karena HP miliknya sudah raib dari kantong celananya.

"Yang nolong saya banyak mas. Sehingga saya nggak tau ciri-ciri yang ngambil HP saya. Saya sudah sempat tanya tapi ya ngakunya nggak ada yang tau," bebernya.

Kemudian ia meminjam HP milik warga sekitar untuk menghubungi HP miliknya yang hilang tersebut. Namun ketika dihubungi, sudah dalam kondisi tidak aktif.

"Sampai hari ini (9/8/2018) tetap tidak aktif, mungkin sudah diambil orang mas," pungkasnya.


Pewarta : Anggara Sudiongko
Editor : Sri Kurnia Mahiruni
Publisher :
Sumber : Malang TIMES


Top