Social Media

Share this page on:

Terbukti Minum Miras, Satu Sipir Lapas Lowokwaru Kena Hukuman Nyleneh

09-08-2018 - 17:28
Ilustrasi dihukum memakai sarung (mynewshub.cc)
Ilustrasi dihukum memakai sarung (mynewshub.cc)

MALANGTIMES - Tindakan tegas ataupun sanksi tak pandang bulu diberikan Kepala 
Lembaga Pemasyarakatan (Lapas)  Lowokwaru, Farid Junaedi kepada para sipir pelanggar aturan.

Selain tiga sipir yang diberikan sanksi dan direhabilitasi ke Badan Narkotika Nasional (BNN) karena terbukti positif narkoba, Kalapas juga memberikan sanksi kepada satu sipir dengan hukuman ke kantor mengenakan seragam dinas dan sarung selama dua bulan.

Pasalnya, satu sipir yang namanya enggan disebutkan oleh Kalapas tersebut, terbukti saat dilakukan tes urine positif mengonsumsi alkohol. 

iklan

"Ya belum lama ini sekitar tiga bulan di sini saya sempat berikan sanksi itu. Saya panggil orangnya setelah terbukti positif. Terus saya tanya, kamu benar minum, dan yang bersangkutan mengakui," jelasnya.

Lanjutnya, setelah itu, sebagai efek jera, Kalapas memberikan sanksi selama dua bulan mengenakan sarung dengan atasan Pakaian Dinas Harian (PDH) dan setiap hari, ia tegaskan harus memakai sarung, jika tidak, tentu sanksi akan ditambah.

"Ya biar dia malu, kadang pas ngumpul pas upacara itu, dia (sipir yang disanksi) selalu di belakang, mungkin malu," jelasnya.

Dengan begitu, Farid berharap, agar sanksi nyleneh yang membuat sipir malu tersebut bisa menjadi pelajaran berharga agar tidak kembali mengulangi perbuatannya seperti meminum minuman keras ataupun hal negatif lainnya.

Sebelumnya, selain sipir yang terbukti meminum miras itu, Farid telah mengirimkan tiga sipir Lapas Lowokwaru ke untuk direhabilitasi di BNN Kota Malang. Tiga sipir tersebut sempat diberikan dua opsi oleh Kalapas yakni pemecatan atau rehabilitasi. Dari semua sipir yang terbukti positif memang memilih rehabilitas selama sekitar tiga bulan.


Pewarta : Anggara Sudiongko
Editor : Sri Kurnia Mahiruni
Publisher :
Sumber : Malang TIMES


Top