Social Media

Share this page on:

Respons Kasus Pembacokan di Alun-Alun, Pemkot Batu Tata Ulang Penempatan PKL

09-08-2018 - 19:08
Para PKL lok-lok dan sate sudah menempati area Food Court Alun-Alun Batu, Kamis (9/8/2018). (Foto: Irsya Richa/BatuTIMES)
Para PKL lok-lok dan sate sudah menempati area Food Court Alun-Alun Batu, Kamis (9/8/2018). (Foto: Irsya Richa/BatuTIMES)

MALANGTIMES - Merespons adanya pembacokan antar Pedagang Kaki Lima (PKL) Alun-Alun Kota Batu, Pemkot Batu akan mengatur ulang strategi penataan PKL yang sudah dilakukan sebelumnya.

Pemkot juga akan membuat pos pantau untuk menjaga keamanan area Alun-Alun Kota Batu. 

iklan

Kasus pembacokan pada Rabu (9/8/2018) para perwakilan sejumlah 70 PKL Alun-Alun Kota Batu bersama Pemkot Batu dan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompinda) merundingkan kembali penataan area berjualan. 

Kesepakatannya adalah Pemkot Batu menata ulang PKL yang berjualan lok-lok dan sate di area Food Court depan GOR Ganesha Alun-Alun Kota Batu. 

Di Food Court tersebut sudah mulai terisi para penjual lok-lok dan sate. Dan mereka sudah mulai berjualan, para wisatawan pun sudah mulai menikamati sajian yang disuguhkan para pedagang sambil duduk-duduk. 

Rencananya, di area Food Court ini setelah dilakukan pendataan ada 22 PKL. Namun setelah dilakukan penataan sebagaian PKL ada yang memilih mundur dan berjualan makanan lainnya.

Selain penataan area Food Court, Pemkot Batu akhirnya mendirikan pos pantau. Pos pantau yang sekarang dalam proses pendirian tersebut berfungsi untuk para aparat TNI, Polri, dan Satpol PP.

Keberadaan pos pantau itu untuk menghindari adanya kasus seperti pembacokan sebelumnya. Selain itu agar kondisi area tersebut lebih kondusif. 

Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko mengatakan Pemkot Batu bersama sama mencari jalan keluar yang terbaik agar penempatan area PKL berjalan dengan baik dan tertib.

“Kami berusaha untuk bisa mengakomodir, sementara tempat yg ada kita maksimalkan,” ujar Dewanti, Kamis (9/8/2018).

“Untuk menghindari hal yang tidak diinginkan, sementara kami membuat strategi pentaan ini. Dan adanya pos pantau supaya keamanan terjaga, agar PKL tertib,” imbuhnya. 

Diketahui jumlah PKL yang didata Pemkot Batu tercatat sebanyak 264 PKL. Area berjualan dipusatkan di depan Gor Ganesha dan Jl Kartini Atas. 


Pewarta : Irsya Richa
Editor : Heryanto
Publisher :
Sumber : Batu TIMES (Jatim TIMES Network)


Top