Social Media

Share this page on:

Terkait Program Hibah Air Minum Tak Bertuan, Pemkot Malang Minta PDAM Tanggung Jawab

10-08-2018 - 15:27
foto Dokumentasi (MalangTIMES)
foto Dokumentasi (MalangTIMES)

MALANGTIMES - Plt. Wali Kota Malang Sutiaji angkat bicara terkait program hibah air minum tak bertuan yang sempat gegerkan warga beberapa hari terakhir ini. Pria berkacamata itu meminta agar PDAM bertanggungjawab dan tidak lempar bola ke Pemerintah Kota Malang.

"Sebelum masuk ke Pemerintah Kota Malang, saya mohon managemen PDAM bertanggungjawab terlebih dulu," katanya pada wartawan, Jumat (10/8/2018).

iklan

Menurutnya, PDAM memiliki managemen sendiri dan berkewajiban menyelesaikan permasalahannya terlebih dulu secara internal. Sebelum akhirnya permasalahan yang ada dilempar ke Pemerintah Kota Malang. 

Dia menyampaikan jika sampai detik ini belum mengetahui dengan pasti data terkait program hibah tersebut. Sehingga ia masih akan menggali datanya terlebih dulu kepada pihak managemen. 

Meski begitu, ia menyampaikan jika data terkait subsidi selama ini memang sering simpang siur dan belum terverifikasi. Lantaran world bank selama ini menunjuk konsultan untuk menentukan pantas atau tidaknya seseorang untuk menerima hibah tersebut.

"Yang tahu datanya adalah PDAM, maka saya masih perlu untuk mengoreknya terlebih dulu," jelasnya.

Sebelumnya, papan nama yang memasang empat logo milik pemerintah itu saat ini sudah terpasang di beberapa titik. Di antaranya Jl. Patimura RW 02 Kelurahan Klojen, Jl. Juanda RW 1 Kelurahan Jodipan Kecamatan Blimbing, Jl. M Yamin Kelurahan Sukoharjo, dan Kelurahan Merjosari.

Papan nama yang menyebut jika kawasan tersebut telah mendapat progta.Hibah banyak dipertanyakan warga, karena sebagian besar menyampaikan jika tak ada satu pun warga di daerah tersebut yang menerima program hibah dari PDAM ataupun pemerintah pusat.


Pewarta : Pipit Anggraeni
Editor : Sri Kurnia Mahiruni
Publisher :
Sumber : Malang TIMES


Top