Social Media

Share this page on:

Parpol Pemenang Pileg Dapat Jatah Kursi Pimpinan Komisi DPRD Kota Malang Formasi Baru

13-09-2018 - 18:21
Papan nama DPRD Kota Malang yang dipasang di Jalan Tugu tampak dicoret okum tak bertanggung jawab. (Foto: Nurlayla Ratri/ MalangTIMES)
Papan nama DPRD Kota Malang yang dipasang di Jalan Tugu tampak dicoret okum tak bertanggung jawab. (Foto: Nurlayla Ratri/ MalangTIMES)

MALANGTIMES - Usai merombak total anggotanya pada Senin (10/9/2018) lalu, DPRD Kota Malang langsung membentuk ulang formasi kelengkapan dewan. Di antaranya komisi-komisi yang bertugas melakukan pembahasan dan pengawasan program langsung dengan organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Malang.

Dari empat komisi yang dibentuk, posisi ketua diserahkan pada partai politik (parpol) pemenang Pileg 2014 lalu. Yakni PDI Perjuangan, Demokrat, Golkar, dan PKB. Keempat partai itu juga yang berhak menduduki jabatan ketua serta tiga wakil ketua dewan. 

iklan

Berdasarkan data yang dihimpun MalangTIMES, Komisi A Bidang Pemerintahan diketuai oleh Nawang Nugraning Widhi dari Demokrat. Sementara kursi Ketua Komisi B Bidang Perekonomian dan Keuangan diduduki oleh Sutikno dari PDI Perjuangan. Komisi C Bidang Pembangunan dipimpin oleh Moh Arif Budiarso dari Golkar. 

PKB sendiri mendapat jatah kursi Ketua Komisi D Bidang Kesejahteraan Rakyat yang ditempati HM Taufik. Sementara itu, nama-nama anggota masing-masing parpol relatif tersebar di seluruh komisi. Hanya saja, jumlah anggota komisi berbeda-beda. Paling sedikit yakni Komisi A yang beranggotakan sembilan orang termasuk ketua, wakil ketua dan sekretaris.

Untuk yang paling gemuk yakni Komisi C yang jumlah anggotanya sebanyak 12 orang termasuk ketua, wakil ketua dan sekretaris. Sedangkan Komisi B dan D seimbang dengan total masing-masing 11 anggota. Sekretaris DPRD Kota Malang Bambang Suharijadi mengungkapkan, pembentukan komisi tersebut dikebut usai pelantikan.

"Untuk komisi langsung dibentuk Senin lalu, dalam rapat paripurna internal sampai dini hari," urainya. Selain memformat ulang keanggotaan komisi, para anggota yang menjabat setelah proses pergantian antar waktu (PAW) itu juga menyusun beberapa kelengkapan lain. Di antaranya badan legislasi (banleg), badan musyawarah (banmus), badan anggaran (banggar) dan juga badan kehormatan (BK).  

Menurut Bambang, beberapa kelengkapan juga langsung menjalankan tugas dan fungsinya. Di antaranya banmus yang langsung menyusun jadwal-jadwal khusus seperti rapat paripurna. "Setelah ini juga komisi akan segera menjadwalkan hearing (dengar pendapat) dengan OPD-OPD terkait anggaran yang akan dilaksanakan 2019 di Kota Malang," urainya.

Bambang menyebut, pihak dewan rencananya juga masih akan menghadap ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) untuk melaporkan progres kegiatan dewan pasca pelantikan. Seperti diketahui, pada pelantikan 40 PAW anggota DPRD Kota Malang juga dihadiri langsung oleh Mendagri Tjahjo Kumolo. "Rencananya Senin (17/9/2018) kami ke kementerian dan provinsi. Untuk konsultasi sekaligus laporan," pungkasnya.


Pewarta : Nurlayla Ratri
Editor : Sri Kurnia Mahiruni
Publisher :
Sumber : Malang TIMES


Top