Social Media

Share this page on:

Lempar Batu Gara-Gara Kepepet Ekonomi, Dua Pria Masuk Bui

14-09-2018 - 16:05
Kapolres Malang Kota AKBP Asfuri saat menunjukkan barang bukti pencurian dengan modus pecah kaca yang terjadi di Kelurahan Bandungrejosari. (Foto: Nurlayla Ratri/ MalangTIMES)
Kapolres Malang Kota AKBP Asfuri saat menunjukkan barang bukti pencurian dengan modus pecah kaca yang terjadi di Kelurahan Bandungrejosari. (Foto: Nurlayla Ratri/ MalangTIMES)

MALANGTIMES - Mengaku kepepet masalah ekonomi, Herianto, warga asal Tangerang tak pikir panjang saat melakukan tindak kejahatan di Kota Malang. Dia melempar batu ke kendaraan milik Amelia, warga Kelurahan Bandungrejosari untuk mengambil barang berharga yang ditinggal di dalam mobil.

"Kepepet, saya ambil batu yang ada di pinggir jalan langsung saya lempar ke kaca depan," ujar Herianto saat ditanyai oleh Kapolres Malang Kota AKBP Asfuri dalam rilis yang digelar hari ini (14/8/2018). Herianto mengaku baru pertama kali melakukan tindakan melanggar hukum itu.

iklan

Dalam rilisnya, Asfuri menguraikan bahwa pihak Polresta Malang mendapat laporan kejadian pencurian dengan modus pecah kaca itu pada 10 Juli 2018 lalu. "Jadi Satreskrim Polresta Malang berhasil mengungkap pencurian dengan pemberatan dengan modus pecah kaca yang berlangsung di Jalan S Supriadi, Kecamatan Sukun, tepatnya di depan fotokopi Modern," urainya. 

Sekitar pukul 14.30 WIB, korban memarkirkan kendaraan di tepi jalan dalam kondisi semua kaca mobil tertutup. Tak berselang lama ketika masih memfotokopi sejumlah dokumen, alarm mobil korban berbunyi. "Tiba-tiba bunyi alarm, ternyata kaca depan pecah. Barang berharga berupa handphone diambil," ujarnya.

Menurut Asfuri, tindakan yang dilakukan Herianto tergolong cepat. Saat alarm berbunyi dan korban mendatangi mobilnya, pelaku sudah menghilang bersama barang curiannya. "Alarm bunyi, sudah raib. Lamanya waktu beraksi saat ini masih kami dalami, tetapi tampaknya tidak sampai lima menit," terangnya.  

Berdasarkan penyelidikan yang dilakukan, Rabu (28/8/2018) lalu tim Satreskrim Polres Malag Kota berhasil menangkap Herianto di daerah Kabupaten Lumajang. Herianto diamankan beserta barang bukti dan juga motor yang digunakan dalam aksi pencurian itu.

"Saat di lokasi penangkapan, tim melakukan pengembangan dan turut menangkap penadah barang curian itu," ungkapnya. Penadah atas nama Eko Setiawan, warga Lumajang tersebut pun diringkus oleh tim kepolisian.

Atas tindakan tersebut, Herianto pun dikenai pasal 365 KUHP atas pencurian dengan pemberatan. "Ancaman hukuman lima tahun," tegas Asfuri. Dia juga mengimbau pada warga Kota Malang jika menggunakan roda empat atau mobil, untuk tidak meninggalkan barang berharga di dalam kendaraan.


Pewarta : Nurlayla Ratri
Editor : Sri Kurnia Mahiruni
Publisher : Raafi Prapandha

Top