Social Media

Share this page on:

Dinas Pendidikan Latih Ratusan Guru, di Antaranya Membimbing Siswa Agar Jauh dari Jenis Makanan Berbahaya Ini

10-10-2018 - 19:33
TOT PRODUKZINAS (Training of Trainers Program Edukasi Gizi Anak Sekolah) diikuti kurang lebih 140 guru dari 70 SD se Malang Raya di Aula Disdik (foto: Humas)
TOT PRODUKZINAS (Training of Trainers Program Edukasi Gizi Anak Sekolah) diikuti kurang lebih 140 guru dari 70 SD se Malang Raya di Aula Disdik (foto: Humas)

MALANGTIMES - Bukan hanya kurikulum pendidikan siswa saja yang menjadi perhatian Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Malang. Kesehatan siswa juga tak lepas dari kepedulian Disdik.

Untuk merealisasikan kepedulian itu dan mengajarkan pola hidup sehat kepada siswa, Disdik Kota Malang menyelenggarakan Training of Trainers Program Edukasi Gizi Anak Sekolah (TOT PRODUKZINAS), Rabu (10/10/2018). Kegiatan ini bertempat di Aula Disdik Kota Malang.

iklan

Kegiatan yang diinisiasi Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia bekerjasama dengan salah satu produsen susu kemasan berlabel Frisian Flag tersebut diikuti kurang lebih 140 guru dari 70 SD se Malang Raya.

Materi yang didapatkan peserta berkenaan dengan peningkatan gizi anak usia SD, di antaranya zat gizi dan fungsinya, pedoman gizi seimbang, asupan makanan yang dianjurkan, perilaku hidup bersih, serta bimbingan pedoman penilaian status gizi.

Selain itu, kebiasaan sarapan sangat penting. Kalau perlu, siswa membawa bekal yang sehat dari rumah. Berhenti mengonsumsi makanan cepat saji. Serta, memperbanyak aktivitas di luar ruangan.

Dari sekolah bisa juga dengan menerapkan kantin sehat. Dengan begitu, anak akan cenderung mengonsumsi makanan yang bergizi dan jauh dari zat kimia berbahaya.

"Selain itu, anak juga diharapkan berolahraga yang teratur. Terpapar sinar matahari yang mengadung vitamin D," ujar Corporate Sustainability Development Frisian Flag Mgr. Refa Hayudi Griyanda.

Refa menyatakan bahwa awal mula kegiatan Gerakan Nusantara ini berangkat dari hasil survei yang dilakukan pihaknya yang menunjukkan tingginya angka kekurangan gizi dan pola hidup kurang sehat di kalangan anak usia sekolah dasar.

“Melalui Gerakan Nusantara ini kami mengajak sejak dini pada anak usia sekolah untuk hidup sehat dan aktif,” imbuhnya.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Malang Dra Zubaidah MM berharap ilmu yang didapatkan pada kegiatan kali ini diterapkan langsung di sekolah masing-masing. 

Agar kegiatan tersebut tidak sia-sia, Zubaidah mengimbau para peserta belajar tertib membuat laporan kegiatan.

“Buat laporan secara lisan maupun tertulis pada kepala sekolah, menyusun program kerja, menularkan ilmu dan pengetahuan yang diperoleh dalam kegiatan ini kepada guru lainnya di sekolah Bapak Ibu, Kelompok Kerja Guru (KKG), serta sekolah-sekolah terdekat. Dengan demikian ilmu atau pengetahuan yang Bapak Ibu dapatkan membawa dampak dan perubahan tentang gizi anak usia sekolah dasar,” pinta Zubaidah.

Editor   : Heryanto

 


Pewarta : Imarotul Izzah
Editor : Heryanto
Publisher :


Top