Social Media

Share this page on:

Mendadak, Harga BBM Kembali Naik, Warganet : #2019GANTIMANCAL

10-10-2018 - 19:45
Salah satu postingan anggota grub di media sosial terkait naiknya harga BBM, Kabupaten Malang (foto: Facebook)
Salah satu postingan anggota grub di media sosial terkait naiknya harga BBM, Kabupaten Malang (foto: Facebook)

MALANGTIMES - Bagi masyarakat yang selama ini menggunakan Bahan Bakar Minyak (BBM) non subsidi, dipastikan akan merogoh kantong lebih dalam ketika membeli.

Iya, terhitung sejak Rabu (10/10/2018), harga BBM yang tidak diperuntukkan untuk masyarakat miskin ini, mengalami kenaikan harga.

iklan

Seperti yang dilansir dari website resmi Pertamina sekitar pukul 09.30 WIB pagi tadi. Perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) ini, melakukan penyesuaian harga BBM di SPBU.

Khususnya pada Pertamax Series dan Dex Series, serta Biosolar Non PSO, dipastikan mengalami kenaikan harga, terhitung mulai pukul 11.00 WIB tadi.

Kebijakan tersebut berlaku di seluruh wilayah yang ada di Indonesia. Namun, untuk daerah yang mengalami bencana di Nusa Tenggara Barat dan Sulawesi Tengah, untuk sementara waktu tidak mengalami kenaikan harga.

Terdapat beberapa jenis BBM yang bakal mengalami penyesuaian harga. Yakni jenis Pertamax, Pertamax Turbo, Dexlite, Pertamina Dex, dan Biosolar Non PSO.

Kebijakan ini disesuaikan dengan harga minyak mentah dunia yang hingga kini terus mengalami kenaikan harga. Jika dirata-rata, harga minyak dunia saat ini menembus nominal 80 dolar per barel.

Ketetapan ini sesuai dengan peraturan mentri (Permen) ESDM No. 34 tahun 2018 Perubahan Kelima Atas Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Nomor 39 Tahun 2014, Tentang Perhitungan Harga Jual Eceran BBM.

Mengacu pada ketentuan inilah yang membuat harga BBM non subsidi mengalami kenaikan harga. Pertamina memberikan contoh seperti yang terjadi di wilayah DKI jakarta dan sekitarnya. Dimana harga Pertamax Rp 10.400/liter, Pertamax Turbo Rp 12.250/liter, Pertamina Dex Rp 11.850/liter, Dexlite Rp 10.500/liter, dan Biosolar Non PSO Rp.9.800/liter. 

Lantas bagaimana dengan di wilayah Provinsi Jawa Timur. MalangTIMES mencoba menelusuri wabsite resmi milik pertamina, untuk mengetahui kenaikan harga yang terjadi di provinsi, yang bakal dipimpin Khofifah Indar Parawansa ini.

Hasilnya di Jawa Timur juga mengalami kenaikan harga yang sama dengan DKI Jakarta. Yakni Rp 10.400/liter untuk harga yang dibandrol pada BBM jenis pertamax. Harga tersebut juga berlaku di daerah Malang raya.

Berangkat dari informasi ini, wartawan mencoba mengintip rutinitas di SPBU yang ada di beberapa wilayah, di Kabupaten Malang. Nyaris tidak ada perubahan yang berarti di kalangan masyarakat, hingga berita ini ditulis situasi sementara ini masih landai-landai saja.

Namun berbeda dengan yang terjadi di dunia maya. Diberbagai grub media sosial (medsos), penyesuaian harga BBM non subsidi ini menuai banyak tanggapan. Seperti yang diposting oleh salah satu akun, ke grub facebook yang memiliki anggota lebih dari 563 ribu akun ini.

“Sedikit Info Bbm jenis Pertamax Naik Yang Semula 9500 jadi 10.400... Berlaku Sejak Jam 11 Siang Tadi. Bisa Di Cek Ke SPBU Masing-Masing,” tulis akun facebook yang bernama Agung Wicaksono Kurniawan. Baru tiga jam di unggah ke salah satu grub komunitas malang raya, postingan tersebut menuai lebih dari 1.800 komentar, dan dibagikan sebanyak 139 kali.

Berbagi tanggapan diberikan oleh warganet. Seperti komentar yang ditulis oleh akun bernama Agues Junior. “Numpak jaran ae lor g usah tuku BBM enak wes... mbalek nang jaman mojo pahit (Naik kuda saja tidak perlu beli BBM enak, kembali ke zaman kerajaan mojopahit),” tulisnya. Selain itu juga banyak warganet yang memberikan solusi atas naiknya harga BBM non subsidi ini.

“BBM naik ???, 2019 GANTI kendaraan spda pancal ae... gtu aja kok repot (Harga BBM naik ???, 2019 GANTI kendaraan sepeda angin saja, gitu aja kok repot),” tulis akun facebook Hardyah.

Sontak tanggapan ini, menuai banyak komentar yang seolah setuju dengan solusi tersebut. Seperti yang ditulis oleh akun bernama Yuka Arie Yulizar. “#2019GANTIMANCAL,” tulisnya.


Pewarta : Ashaq Lupito
Editor : Heryanto
Publisher :


Top