Social Media

Share this page on:

Bikin Status Gempa Kurang Bergoyang, Polisi Panggil Pemilik Akun FB Arief Septyan Anugerah

11-10-2018 - 09:32
Pemilik akun FB Arief Septyan Anugrah kaos merah saat menandatangani surat perjanjian di hadapan Kapolsek Panji (Foto Heru Hartanto / SitubondoTIMES)
Pemilik akun FB Arief Septyan Anugrah kaos merah saat menandatangani surat perjanjian di hadapan Kapolsek Panji (Foto Heru Hartanto / SitubondoTIMES)

MALANGTIMES - Akibat membuat status sembarangan tentang gempa bumi yang menggoncang Kabupaten Situbondo, polisi memanggil pemilik akun FB Arief Septyan Anugrah yang memposting di media sosial bahwa gempa yang terjadi di Situbondo kurang bergoyang, Kamis (11/10/2018) dini hari.

Postingan oleh akun FB Arief Septyan Anugerah dinilai tidak etis atau kurang baik oleh masyarakat Situbondo. Pasalnya, di saat masyarakat tercekam oleh gempa bumi berkekuatan 6,4 SR, justru akun FB Arief Septyan Anugerah bergurau dengan postingannya yang bertulisan, “ayo Situbondo gempa lagi. Karena gempa yang tadi kurang berasa goyangannya".

iklan

Dari postingan tersebut, menuai kritik dari netizen sehingga menginformasi ke Humas Polres Situbondo untuk menindak tegas akun tersebut.

Selanjutnya, untuk mencegah keresahan masyarakat, Kapolsek Panji AKP Hariono, SH bersama Kasubag Humas Polres Situbondo Iptu Nanang dan Bhabinkamtibmas Brigadir Surya bertindak cepat, dari hasil informasi Tim Cyber Troops pemilik akun hadir di Mapolsek Panji untuk memberikan klarifikasi dan dan meminta permohonan maaf kepada seluruh masyarakat atas tindakannya tersebut.

Selain permohonan maaf dalam bentuk video dan tulisan yang diposting di akun pribadinya, pemilik akun Arief Septyan Anugerah juga membuat surat pernyataan dan berjanji tidak akan memposting sembarangan di media sosial dan tidak akan mengulangi perbuatannya.

Kasubag Humas Polres Situbondo Iptu Nanang Priyambodo mengimbau kepada seluruh masyarakat baik-baik menggunakan media sosial maupun lisan agar tidak sembarangan memposting sembarangan yang menyangkut bencana, sehingga tidak tersebar infromasi hoax atau memposting sesuatu yang tidak bermanfaat dan membuat masyarakat resah. 

“Arief Septyan Anugerah diberi kesempatan untuk meminta maaf kepada masyarakat Situbondo, seharusnya apabila ada gempa atau bencana buatlah status yang menyejukkan atau berdoa agar diberikan keselamatan Allah SWT bukannya membuat status yang meresahkan warga “ kata Iptu Nanang. (*)


Pewarta : Heru Hartanto
Editor : Sri Kurnia Mahiruni
Publisher : Debyawan Dewantara Erlansyah


Top