Social Media

Share this page on:

Gempa M 6,4 Situbondo Dirasakan 22 Daerah di Jatim, Malang Raya Aman, Warganet Berdoa

11-10-2018 - 09:27
Tangkapan layar website BMKG Karangkates terkait posisi pusat gempa Situbondo. (Foto: Dokumen MalangTIMES)
Tangkapan layar website BMKG Karangkates terkait posisi pusat gempa Situbondo. (Foto: Dokumen MalangTIMES)

MALANGTIMES - Gempa dengan kekuataan M6,4 atau 6,4 magnitudo mengguncang wilayah Jawa Timur dan Bali, pada Kamis (11/10/2018) pukul 01.57 WIB dini hari. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat tiga korban meninggal dunia akibat gempa itu. Meski demikian, wilayah Malang Raya dipastikan aman.

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melaporkan episenter atau pusat gempa bumi terletak pada koordinat 7,47 LS dan 114,43 BT. Atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 55 kilometer arah timur laut Situbondo, Propinsi Jawa Timur pada kedalaman 12 kilometer. Gempa tersebut tidak berpotensi tsunami.

iklan

"Untuk Malang aman. Gempa itu dirasakan di hampir seluruh wilayah Jawa Timur, utamanya di 22 kota dan kabupaten, termasuk Malang Raya," ujar Kepala BMKG Stasiun Geofisika Karangkates, Musripan melalui pesan tertulis. Daerah-daerah yang merasakan guncangan gempa itu yakni Situbondo, Jember, Banyuwangi, Lumajang, Kab. Probolinggo, Kota Probolinggo, Bondowoso dan Sumenep.

Selain itu juga di Pamekasan, Sampang, Bangkalan, Kab. Pasuruan, Kota Pasuruan, Kota Batu, Kota Malang, Kabupaten Malang, Kabupaten Blitar, Surabaya, Sidoarjo, Jombang, Kabupaten Mojokerto dan Kota Mojokerto. "Berdasarkan analisis peta gempa dirasakan, intensitas gempa dirasakan III MMI atau getaran dirasakan nyata di dalam rumah," urainya.

"Terasa getaran seakan-akan ada truk berlalu dan benda-benda ringan yang digantung bergoyang," tambahnya. Sementara untuk getaran yang kuat hingga IV-V MMI di sekitar pusat gempa, sudah bisa menimbulkan kerusakan pada bangunan dan barang-barang pecah belah. 

Selain korban jiwa, gempa tersebut membuat sejumlah rumah mengalami kerusakan di sekitar daerah Sumenep. "Data sementara dampak gempa dilaporkan tiga orang meninggal dunia dan beberapa rumah mengalami kerusakan. Daerah yang terparah adalah di Kecamatan Gayam, Kabupaten Semenep, Jawa Timur," urai Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho.

Sementara itu, banyak warganet menyampaikan doa melalui media sosial terkait gempa Situbondo yang dirasakan di Jawa Timur. Misalnya oleh Herdian dalam akun Twitter-nya @hdnwinata. Dia menautkan gambar bahwa lokasinya berada sekitar 58,2 kilometer dari pusat gempa. "6,4 aja dredeg gini, apalagi saudara-saudara yang di Lombok dan Palu. Semoga kita semua selalu dalam lindungan Tuhan," tulisnya. 

Juga tulisan akun Rita Wulandari di grup Facebook Komunitas Peduli Malang (Asli Malang) yang berharap semua warga diberi umur panjang dan dijauhkan dari bencana dan musibah. "Mugi-mugi sedoyo dolor-dolor diparingi panjang umur seger waras rejeki lancar. Diparingi sabar lan ikhlas, didohno dugi bencana lan musibah. Amin," tulisanya dalam bahasa Jawa.


Pewarta : Nurlayla Ratri
Editor : Sri Kurnia Mahiruni
Publisher : Debyawan Dewantara Erlansyah
Sumber : Malang TIMES


Top