Social Media

Share this page on:

Konsisten Manfaatkan TIK, Dinas Pendidikan Kota Malang Terima Anugerah Kihajar dari Kemdikbud

18-10-2018 - 08:01
Wali Kota Malang Sutiaji (tengah) bersama Kepala Disdik Zubaidah dan Kabag Humas Setda Kota Malang membawa piala penghargaan Kihajar 2018 (foto: Humas)
Wali Kota Malang Sutiaji (tengah) bersama Kepala Disdik Zubaidah dan Kabag Humas Setda Kota Malang membawa piala penghargaan Kihajar 2018 (foto: Humas)

MALANGTIMES - Dinas Pendidikan Kota Malang selalu konsisten memanfaatkan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) untuk pendidikan Kota Malang. Berkat inilah Kota Malang diganjar Anugerah Kita Harus Belajar (Kihajar) tahun 2018.

Perhatian Dinas Pendidikan dan Pemkot Malang memang sangat besar dalam hal TIK. Salah satunya dengan dukungan anggaran yang tidak sedikit. APBD Kota Malang tahun 2017 dan 2018 melalui Dinas Pendidikan teranggarkan secara khusus untuk pemanfaatan TIK di dunia pendidikan dengan alokasi Rp 78.491.307.100,- pada tahun 2017 dan Rp 94.587.444.000,- pada tahun 2018.

iklan

Konsistensi dalam memanfaatkan TIK tersebut ternyata diapresiasi oleh Kemdikbud. Usai mengikuti beberapa tahapan penilaian dalam ajang Anugerah Kita Harus Belajar (Kihajar) tahun 2018 yang diselenggarakan oleh Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Pustekkom Kemdikbud), Pemerintah Kota Malang melalui Dinas Pendidikan menerima penghargaan Anugerah Kihajar tahun 2018 kategori Madya.

Penghargaan tersebut merupakan bentuk apresiasi Kemdikbud bagi kepala daerah yang peduli terhadap pemanfaatan ataupun pendayagunaan TIK untuk pendidikan dan kebudayaan. Penghargaan inipun diserahkan secara langsung oleh Sekretaris Jendral Kemdikbud Didik Suhardi, PhD kepada Wali Kota Malang Drs. H. Sutiaji di Hotel Sultan Jakarta pada Jumat 12 Oktober 2018 lalu.

Untuk diketahui, pengembangan layanan pendidikan berbasis TIK di Kota Malang antara lain adalah Aplikasi IT Dinas Pendidikan, PPDB On Line, Aplikasi BOSDA, Aplikasi Pengajuan Angka Kredit bagi Guru, Aplikasi Sistem Pengawasan Internal bagi Tenaga Fungsional, Aplikasi Prestasi Siswa, dan Aplikasi Layanan Ngalam Halokes. Kemudian, pengajaran berbasis TIK dari Paper Base Test menuju UBNK Computer Base Test untuk semua sekolah.

Proses penilaian Kihajar sendiri sudah dilakukan sejak Juni hingga Agustus 2018 lalu. Penilaian dilakukan oleh tim juri dari perguruan tinggi, pakar TIK, komunitas TIK, dan kalangan internal Kemdikbud yaitu Postekkom.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Malang Dra. Zubaidah, MM menyatakan rasa terima kasih kepada pihak-pihak yang mendukung, seperti Pemkot, DPRD, hingga insan pendidikan yang menjalankan.

“Terima kasih atas kerjasama dan dukungan dari semua pihak, seperti Pemerintah Kota Malang yang senantiasa memberikan dukungan terhadap program kerja yang disusun oleh Dinas Pendidikan, Anggota DPRD, serta insan pendidikan Kota Malang yang menjalankan kebijakan dengan baik sehingga pada akhirnya kerja keras, daya dan upaya semua pihak diapresiasi oleh Kemdikbud dalam bentuk pemberian Anugerah Kihajar 2018,” ujar Kepala Dinas Pendidikan Kota Malang Dra. Zubaidah, MM.


Pewarta : Imarotul Izzah
Editor : Sri Kurnia Mahiruni
Publisher :


Top