Social Media

Share this page on:

Hotel Wajib Jalin Kerja Sama dengan Pelaku Usaha UMKM

18-10-2018 - 19:05
foto istimewa
foto istimewa

MALANGTIMES - Untuk mendukung program pemerintah Jawa Timur, Gubernur Jatim memerintahkan agar hotel berbintang dan non bintang harus menjalin kemitraan dengan Usaha Mikro, Kecil, Menengah, dan Koperasi (UMKMK). Tetapi sebelum adanya imbauan tersebut ternyata pelaku usaha dan UMKM di Kota Batu ternyata sudah lama menjalankan sinergitas tersebut. 

Pelaksana tugas (plt) Kepala Dinas Pariwistaa (Dispar) Kota Batu mengatakan, pelaksanaan kerjasama usaha hotel dan (UMKMK) itu sesuai dengan program pemerintah yang pro rakyat kecil (Pro Poor). Yang telah diterbitkannya peraturan gubernur Jatim nomor 25 tahun 2018 tentang kerjasama kemitraan dalam pasal 12 ayat 1 dan 2.

iklan

Rinciannya pada ayat 1 mendorong program pemerintah yang Pro Poor, usaha hotel dapat menjalin kemitraan dengan UMKM lokal di bidang pariwisata dan budaya dengan inti plasma. Lalu pada pola kemitraan dengan sistem inti plasma pada ayat 1 dilaksanakan dengan tentuannya hotel bintang 1 dan 2 menjalin kemitraan dengan minimal dua UMKM. Untuk hotel bintang 3, 4, dan 5 menjalin kemitraan dengan minimal 3 UMKM.

“Dan untuk hotel non bintang menjalin kemitraaan dengan minimal satu UMKM. Dan memang sudah sudah disampaikan melalui surat agar hotel bintang dan non bintang dapat melakukan program kemitraan tersebut,” kata Imam, Kamis (18/10/2018)

Dan adanya peraturan dan mensukseskan program ini, Dinas Pariwisata sudah menyebarkan edaran surat itu kepada pihak hotel non bintang dan berbintang di Kota Batu. “Surat edaran ini sudah kami sebar di semua hotel bintang dan non berbintang. Tetapi kebanyakan dari mereka memang sudah menggandeng UMKMK,” ujarnya. 

Sementara itu Sekretaris Perhimpunan Hotel Restaurant Indonesia (PHRI) Kota Batu menambahkan telah mendapatkan edaran terkait dengan pelaksanaan kerjasama usaha hotel UMKMK.  Ada sejumlah 73 hotel di Kota Batu telah melakukan program tersebut jauh sebelum adanya surat edaran tersebut. 

“Beberapa hotel memang sudah ada yang bekerjasama secara langsung. Yang jelas hampir semua hotel menggunakan 1 atau 2 supplier lokal (UMKMK) di Kota Batu untuk memenuhi keperluan setiap harinya,” ungkap Sugeng.

Kerjasama dengan UMKMK di Kota Batu selama ini untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari seperti bahan kebutuhan makanan. Yakni sayur, beras, sembako dan sebagainya. “Belum lagi untuk pengisian drug store masing-masing hotel, seperti oleh-oleh dan sebagainya,”  imbuhnya. 

Dengan demikian dengan adanya surat edaran tentunya akan dimaksimalkan kerjasama antar hotel dan UMKM.


Pewarta : Irsya Richa
Editor : A Yahya
Publisher :
Sumber : Batu TIMES (Jatim TIMES Network)


Top