Social Media

Share this page on:

Tidak Ingin Kena Tilang, Hindari Jalan Ini Mulai Besok Pagi!

04-11-2018 - 19:25
Petugas kepolisian saat melakukan Operasi Zebra Semeru 2018 di Kabupaten Malang. (Foto : Dokumen MalangTIMES)
Petugas kepolisian saat melakukan Operasi Zebra Semeru 2018 di Kabupaten Malang. (Foto : Dokumen MalangTIMES)

MALANGTIMES - Bagi Anda para pengendara, sebaiknya mulai besok pagi segera hindari beberapa titik ini jika tidak ingin kena tilang. Itu karena polisi terus menggelar Operasi Zebra Semeru terhitung 30 Oktober hingga 12 November mendatang. 

Dari data yang diperoleh MalangTIMES, razia aktif dilakukan nyaris setiap hari. Terdapat dua sektor yang dijadikan titik utama razia. 

iklan

Namun, Senin (5/11/2018), puluhan anggota polisi akan fokus melakukan oprasi di jalan raya yang berada di sekitar area sekolah. “Besok (Senin pagi) kami akan melakukan giat oprasi di daerah SMP 4 Kepanjen, SMA 1 Kepanjen, Taman Siswa Kepanjen, dan SMK 1 Singosari,” ujar salah satu anggota kepolisian Polres Malang yang enggan namanya disebutkan.

Dia menambahkan, pada agenda tersebut, sedikitnya ada empat unit yang dikerahkan. Yakni bagian  bin ops (BO), unit dikyasa,  mintu, dan unit turjawali. “Rencananya oprasi tilang dimulai sekitar pukul 06.30 WIB,” imbuhnya.

Tidak hanya itu. Diperkirakan hingga pertengahan November mendatang, ada dua titik rawan oprasi tilang. Kedua zona tersebut meliputi zona utara dan selatan yang terbagi menjadi beberapa lokasi. 

Daerah rawan operasi di kawasan utara meliputi daerah seputaran Samsat Karangploso, Satpas Singosari, depan pasar Singosari, Kampus 2 ITN, dan beberapa titik lain yang ada di Kecamatan Singosari.

Kemudian zona selatan juga terbagi menjadi beberapa titik. Lokasi rawan razia itu meliputi daerah seputaran Samsat Talangagung, Jalur Lingkar Barat (Jalibar) sebelah timur, simpang tiga Kecamatan Ngajum, depan Polsek Kepanjen, serta beberapa daerah lain yang ada di Malang Selatan.

Terpisah, Kaur Bin Ops (KBO) Satlantas Polres Malang Iptu Edi Purnama seolah membenarkan temuan wartawan. Menurut dia, agenda operasi memang sudah disusun sejak 30 Oktober lalu. “Kalau berkenan, rekan wartawan bisa ikut meliput besok (Senin) pagi,” kata Edi kepada MalangTIMES, Minggu (4/11/2018). (*)


 

Dari data yang dihimpun Polisi, jika dirata-rata dalam sehari ada 200 pengguna jalan yang ditindak tilang. Dimana usia pelajar masih mendominasi. Penyebabnya nyaris sama, yaitu tidak memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM). “Sementara ini, ada 1.022 pengguna jalan yang melakukan pelanggaran sejak 30 Oktober lalu,” sambung Edi.


 

Sementara itu, Kapolres Malang AKBP Yade Setiawan Ujung menjelaskan, Oprasi Zebra Semeru memang agenda rutin tahunan. Tidak hanya di Kabupaten Malang saja, kegiatan semacam ini juga dilakukan serentak di berbagai daerah yang ada di Indonesia. Selain anggota kepolisian, beberapa instansi terkait seperti Dinas Perhubungan (Dishub) juga turut dilibatkan. “Sebanyak 97 personel gabungan dari Polres Malang diterjunkan dalam oprasi kali ini,” pungkasnya.

 


Pewarta : Ashaq Lupito
Editor : Yunan Helmy
Publisher :


Top