Social Media

Share this page on:

Dinsos Kota Malang Kembali Salurkan Bansos untuk Difabel dan Lansia

07-11-2018 - 19:54
Pembagian bantuan sosial untuk lansia dan penyandang disabilitas, Rabu (7/11/2018) (foto: Pipit Anggraeni/MalangTIMES).
Pembagian bantuan sosial untuk lansia dan penyandang disabilitas, Rabu (7/11/2018) (foto: Pipit Anggraeni/MalangTIMES).

MALANGTIMES - Dinas Sosial (Dinsos) Kota Malang kembali salurkan bantuan sosial kepada difabel dan lansia. Total, ada 400 orang lansia tidak potensial dan 200 orang penyandang disabilitas yang mendapat bantuan berupa beras premium itu.

Kepala Dinsos Kota Malang, Sri Wahyuningtyas menyampaikan, pembagian tersebut dilakukan di beberapa lokasi. Diantaranya adalah kantor Dinsos Kota Malang, Kantor Kelurahan Jatimulyo,  Kecamatan Klojen,  Kecamatan Sukun dan Kelurahan Buring yang semua secara serentak dilakukan bertahap pada Rabu (7/12/2018).

iklan

"Ini dalam rangka Pemkot Malang peduli kepada lansia dan difabel," ujarnya pada wartawan.

Dengan penyerahan bantuan tersebut diharapkan para lansia tidak potensial dan penyandang disabilitas dapat meningkatkan asupan gizi. Karena langkah yang diambil itu juga merupakan bentuk kepedulian dari pemerintah kepada masyarakat di kota pendidikan ini.

"Selama ini para lansia sudah tersentuh, akan tetapi belum sebanyak ini," kata perempuan yang akrab disapa Yuyun itu.

Bukan hanya beras premium, menurutnya bentuk bantuan yang diberikan berupa biskuit dan susu yang dibagikan kepada 400 orang lansia, dan 200 orang penyandang difabel. Pemberian bantuan sosial tersebut merupakan program dari Dinas Sosial yang menghabiskan dana kurang lebih senilai Rp 1 Miliar.

Bantuan sosial kepada para lansia tersebut menurutnya diberikan secara bertahap agar memenuhi kebutuhan selama setahun. Untuk difabel, diberikan bantuan pemenuhan gizi selama sembilan bulan. Diharapkan, pada tahun berikutnya jumlah bantuan yang disalurkan bisa meningkat. Difabel memperoleh 20 kg beras premium dan lansia memperoleh 30 kg beras premium.

"Sebelumnya bantuan untuk lansia hanya untuk 50 orang, kali ini meningkat menjadi 400 orang," paparnya.

 


Pewarta : Pipit Anggraeni
Editor : Sri Kurnia Mahiruni
Publisher :


Top