Social Media

Share this page on:

Tanpa Istirahat, Wabup Malang Bergegas ke Pasar Singosari dari Jakarta, Ada Apa?

07-11-2018 - 20:40
Wabup Malang HM. Sanusi (pakai batik) bersama Kadisperindag Kabupaten Malang Pantjaningsih Sri Rejeki (kiri depan) saat melakukan sidak di Pasar Singosari. (Humas for MalangTIMES)
Wabup Malang HM. Sanusi (pakai batik) bersama Kadisperindag Kabupaten Malang Pantjaningsih Sri Rejeki (kiri depan) saat melakukan sidak di Pasar Singosari. (Humas for MalangTIMES)

MALANGTIMES - Dalam hari yang sama, Wakil Bupati (Wabup) Malang HM. Sanusi atau biasa disapa Abah Sanusi berada di dua lokasi berbeda. Pagi sampai siang, dia berada di Jakarta untuk menerima penghargaan Top 40 Pelayanan Publik untuk inovasi Contra War. Selesai acara, Abah Sanusi segera terbang menuju Pasar Singosari,  tanpa istirahat. 

Perjalanan Jakarta-Malang yang ditempuhnya dalam hari yang sama tanpa jeda untuk ke Pasar Singosari tentunya cukup menarik. Ada apakah di pasar yang terbilang ramai tersebut sehingga seorang wabup tidak bisa meninggalkannya dan tidak memilih  menunda keesokan harinya?

iklan

Ternyata,  Abah Sanusi begitu gegasnya ke Pasar Singosari untuk melakukan inspeksi mendadak (sidak). Dirinya ingin secara langsung mengetahui beberapa informasi yang tersiar mengenai kondisi Pasar Singosari saat ini. 

"Ini acara sidak pasar dalam rangka penertiban. Sekaligus saya ingin mengetahui kondisi pasar Singosari secara langsung," kata Abah Sanusi,  Rabu (07/11/2018) sore,  yang didampingi oleh Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Pantjaningsih Sri Rejeki, camat Singosari, serta kepala Pasar Singosari. 

Sidak yang dilakukan wabup Malang ini juga terkait dengan adanya beberapa harapan pedagang mengenai infrastruktur yang ada di Pasar Singosari. Harapan tersebut dipicu berhasilnya rencana pembangunan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Singosari yang tentunya akan berdampak juga terhadap keberadaan pasar. 

Hal tersebut dibenarkan Abah Sanusi yang menyatakan, sidak yang dilakukan memang ada kaitannya dengan KEK Singosari.  "Tentunya ini  ada kaitannya dengan program KEK karena Pasar Singosari dan lingkungan sekitarnya juga harus baik. Dari sisi fisik maupun ketertibannya. Jadi, memang sidak ini untuk melihat itu," ujarnya. 

Beberapa temuan sidak mengenai infrastruktur pasar Singosari yang rusak,  Wabup Malang meminta perbaikan (Humas for MalangTIMES)

Abah Sanusi dan rombongan pertama melihat lantai dasar pasar. Lantai ini diisi para pedagang mainan anak-anak, bedak sayur mayur, hingga sembako. Setelah puas melihat dan menyapa para pedagang, diteruskan ke arah belakang pasar hingga keluar pasar. Wabup melihat kondisi tempat pembuangan sampah dan limbah pasar serta jalan lingkungan sekitar pasar.

Wabup melanjutkan sidaknya ke lantai dua Pasar Singosari. Saat di lantai dua inilah, hujan mengguyur serta menerobos masuk pasar karena kondisi asli atap pasar yang berlubang dan bocor. 

Selain atap pasar berlubang dan bocor,  Abah Sanusi pun mencatat beberapa hal yang membuat Pasar Singosari perlu adanya perbaikan dan nantinya menuju revitalisasi pasar.  Yakni paving  jalan yang rusak, jalan lingkungan yang kurang bersih sehingga berkesan kumuh, serta sampah yang berserakan.

 Penataan parkir pun tidak terlepas dari mata wabup Malang yang dikenal kerap secara senyap melakukan sidak ke kecamatan-kecamatan ini. 
Dari berbagai temuan tersebut, Abah Sanusi meminta adanya perbaikan-perbaikan atas hal tersebut. Walau tidak memberikan deadline,  Abah Sanusi meminta dilakukan kajian terhadap temuan tersebut kepada OPD terkait. "Dikaji dan dilanjutkan dengan perencanaan walau saya tidak memberikan batas waktu tentang ini, " ucapya. 

Disinggung revitalisasi Pasar Singosari,  Abah Sanusi juga menyampaikan  saat ini tidak ada rencana ke sana. "Tapi harus ada perbaikan-perbaikan agar kondisi bisa lebih baik lagi," pungkasnya sambil meninggalkan pasar. (*)


Pewarta : Dede Nana
Editor : Yunan Helmy
Publisher :


Top