Social Media

Share this page on:

Gedung Kesenian Mbatuaji Mangkrak dan Sepi Tak Digunakan Cukup Lama, Akhirnya Pemkot Batu Berkutik

08-11-2018 - 10:52
Kondisi saat ini, plafon berlubang di Gedung kesenian Mbatuaji di Jl Raya Oro-Oro Ombo, Desa Oro-Oro Ombo, Kecamatan Batu. (Foto: Irsya Richa/MalangTIMES)
Kondisi saat ini, plafon berlubang di Gedung kesenian Mbatuaji di Jl Raya Oro-Oro Ombo, Desa Oro-Oro Ombo, Kecamatan Batu. (Foto: Irsya Richa/MalangTIMES)

MALANGTIMES - Gedung Kesenian Mbatuaji akhirnya mendapatkan perhatian dari Pemkot Batu. Rencananya pada  2019 mendatang, akan dilakukan renovasi untuk gedung itu.

Rencana renovasi muncul setelah Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko melihat kondisi bangunannya cukup memprihatinkan. Terlihat saat memasuki gedung kesenian Mbatuaji di Jl Raya Oro-Oro Ombo, Desa Oro-Oro Ombo, Kecamatan Batu, itu, kondisi cat tembok memudar. Sebagian sisi dinding cat tembok mengelupas.

iklan

Kemudian kondisi langit-langit atap atau plafon banyak yang berlubang. Bahkan kondisi berlubang itu terlihat cukup besar di antara kedua sisi gedung tersebut. Rangka kayu langit-langitnya juga lapuk.

Kondisi dalam gedung pun demikian. Langit-lngit juga berlubang cukup banyak dan besar. Pendek kata, kondisinya sangat membahayakan saat memasuki musim hujan seperti saat ini. 

Padahal gedung ini dibangun pada tahun 2010 lalu dengan menelan anggaran APBD sejumlah Rp 4 miliar. Sebelumnya tempat ini digadang-gadang sebagai pusat para seniman Kota Batu mengekspresikan karya mereka. 

Selain itu, dulunya gedung ini selalu ramai dengan kegiatan kesenian hingga perlombaan. “Memang sudah nggak layak. Jadi, harus direnovasi. Apalagi kalau waktu hujan, bisa membahayakan kalau melihat kondisi plafon yang lubang ini cukup besar,” kata Dewanti Rumpoko.

Anggaran renovasi gedung kesenian Mbatuaji itu akan dialokasikan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2019 mendatang. 

“Kami usahan bisa direnovasi tahun 2019 mendatang. Kami berusaha karena memang prosesnya nggak sebentar. Ada beberapa tahapan, mulai dari perencanaan hingga eksekusi,” imbuh Dewanti. 

Tidak hanya direnovasi. Menurut Dewanti, rencananya juga akan diubah bentuk bangunannya. “Kami kaji dahulu nanti bentuk bangunannya seperti apa nanti,” ujat istri Eddy Rumpoko ini.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pariwisata Kota Batu Imam Suryono menambahkan, renovasi akan mengembalikan aktivitas gedung kesenian Mbatuaji ramai lagi. Apalagi, sebelum rusak, banyak kegiatan dilakukan di gedung ini.

“Dulu di sini ramai. Tapi setelah ada yang rusak dan membahayakan,  jarang dipakai sekarang. Kan cukup disayangkan,” kata Imam.

Karena itu, rencananya  setelah direnovasi, gedung ini akan dijadikan lokasi ajang seni budaya setiap akhir pekan. “Kalau nanti sudah direnovasi, akan dibuat pentas seni budaya rutin setiap akhir pekan. Tentunya akan menjadi destinasi baru,” tutupnya. (*)


Pewarta : Irsya Richa
Editor : Yunan Helmy
Publisher :
Sumber : Batu TIMES (Jatim TIMES Network)


Top