Social Media

Share this page on:

Penasaran seperti Apa Mobil Masa Depan, Ini Dia 10 Rancangan Kendaraan Futuristik

22-11-2018 - 07:13
Renault Float
Renault Float

MALANGTIMES - Sudahkah kamu membayangkan kehidupan transportasi manusia setidaknya 10 tahun ke depan? Salah satunya adalah penggunaan kendaraan hybrid.

Kendaraan hybrid di masa depan tidak hanya berfungsi sebagai mobil saja loh. Namun dapat bertransformasi juga menjadi pesawat atau helikopter. Di masa depan, tentunya kamu tidak perlu repot-repot nyetir lagi. Sebab, ada yang menggunakan teknologi kopilot.

iklan

Nah, kali ini MalangTIMES mendaftar 10 model kendaraan yang akan dipakai manusia di masa depan.

1. Toyota FV2


Toyota FV2 merupakan teknologi mutakhir yang dikembangkan oleh Toyota. Sebagai kendaraan pribadi, Toyota FV2 secara khusus mampu memahami mood pengemudi saat berkendara.

 FV2 memahaminya dengan cara mengakumulasi kumpulan informasi terhadap kemampuan mengemudi dan pengalaman sebelumnya. Setelahnya, mobil ini akan berperan seperti kopilot.

Uniknya, mengendarai FV2 sensasinya seperti bermain ski di jalan raya. Sebab, mobil ini dikendarai dalam keadaan berdiri dan dikemudikan dengan gerak tubuh pengendara tanpa kemudi stir sama sekali.

Dengan FV2, emosi antara kendaraan dan pengendaranya akan terjalin. Apabila pengendara sedang sedih, FV2 akan memberikan alternatif hiburan. Misalnya mengantarkan ke suatu tempat yang disukai atau merefleksikan gambar yang membuat hati pengendara menjadi senang.

Untuk diketahui, desain mobil FV2 juga futuristik. FV2 berdimensi lebar 1,6 meter panjang 3 m dan tinggi 0,99 m untuk sleep mode dan 1,78 m untuk drive mode.

2. Asap Hybrid Helicopter


Empat mahasiswa dari sekolah tinggi desain di Prancis berhasil merancang konsep awal sebuah teknologi hybrid helikopter bernama Asap. Asap adalah paduan antara helikopter futuristik dan pesawat.

Asap masih dalam rancangan mesin dalam bentuk animasi CGI berikut dengan spesifikasinya. Jadi, belum tersedia dalam bentuk purwarupanya.

Asap direncanakan difasilitasi baling-baling berteknologi mutakhir, transmisi energi, serta penggunaan notar. Asap yang bersistem sayap platform ini berdimensi panjang 8,4 m dan lebar 3,5 m dengan kecepatan mencapai 350 sampai 600 km per jam.

3. Volkswagen Sedric


Volkswagen memperkenalkan teknologi mobil otonom Volkswagen Sedric pada pada 2017 silam. Sedric sendiri merupakan singkatan dari self driving car yang berarti mobil ini merupakan mobil otonom.

Nantinya mobil akan bergerak mengandalkan 5 pemindai laser, 7 kamera, serta beberapa sensor untuk menghidupkan sistem teknologi otonom. Cara pengoperasiannya, Sedric akan bekerja berdasarkan perintah suara penumpang. Jadi, Anda bisa menentukan tujuan perjalanan, menentukan rute perjalanan, hingga meminta berhenti untuk beristirahat.

Interior Sedric sendiri dapat menampung 4 orang penumpang dengan posisi berhadapan. Penumpang bisa merasakan sensasi seperti di ruang tunggu dan nyaman selama perjalanan.

4. Smartvision Eq Fortwo


Smart memperkenalkan mobil futuristik bernama Smartvision eq Fortwo pada semester kedua 2017 lalu. Kendaraan ini digerakkan dengan listrik dilengkapi fitur full otonomus serta dibuat eksklusif untuk car sharing.

Dasbor mobil ini telah adalah layar sentuh 24 inci yang menampilkan semua informasi yang dibutuhkan. Smartvision Eq hanya menyediakan 2 jok sintesis. Meski kesannya sempit, karena tidak ada pedal dan setir dua penumpang mendapat ruang yang cukup lega untuk kaki mereka.

Desain eksteriornya dan bodi mobil pun sangat memanjakan mata. Terkesan lucu dan imut. bagian dalamnya terlihat transparan dari luar.

5. Renault Float


Sering mengalami ban bocor ketika mengendara? Atau sering kerepotan memarkir mobil? Keribetan tersebut tidak akan kamu rasakan di masa depan dengan kendaraan futuristik Renault Float.

Kendaraan unik ini tidak mempunyai roda. Bentuknya seperti kacang dan bisa bergerak ke segala arah. Mobil ini dirancang oleh seorang mahasiswa asal London yang memenangkan kompetisi desain kendaraan masa depan yang digelar produsen kendaraan asal Prancis Renault pada 21 September 2017 lalu.

Renault Float dirancang tidak menapak pada permukaan. Sebab, ia menggunakan teknologi magnetic levitation. Uniknya lagi, mobil ini tidak memiliki sisi depan atau belakang sehingga bisa dikemudikan ke segala arah tanpa perlu memutar balik.

6. Airbus Flying Car


Perusahaan penerbangan Airbus meluncurkan mobil terbang yang terdiri dari tiga bagian yakni sasis dan roda, kabin penumpang, dan baling-baling

Jika digunakan di darat, baling-balingnya tidak akan menyatu dengan mobil. Namun jika digunakan terbang, baling-baling akan dipasang untuk mengangkat mobil yang bisa menampung 2 orang ini.

Untuk diketahui, mobil bertenaga listrik ini dapat menempuh jarak sejauh 62 mil untuk sekali pengisian daya. Moda futuristik ini baru diproduksi pada tahun 2027 mendatang.

7. The Bee


The Bee atau kependekan dari Balance Teknologi merupakan salah satu solusi visioner untuk kendaraan individu di daerah perkotaan. The Bee dirancang sebagai kendaraan untuk kapasitas maksimal 2 orang. Ia merupakan kendaraan listrik otonom berkecepatan hingga 60 km per jam dengan jarak tempuh hingga 350 km.

The Bee dapat dikontrol dengan menggunakan smartphone. Kendaraan ini diproyeksikan menjadi transportasi umum untuk semua kalangan dengan rancangan yang bahkan cocok untuk penyandang cacat

8. Mini Vision Next 100


Mini Vision Next 100 secara khusus dirancang sebagai mobil sewa semacam taksi untuk menggambarkan tren car sharing di masa mendatang. Car sharing ini juga berlaku dalam suatu rumah tangga dimana anggota keluarga menggunakan satu mobil secara bergantian.

Bagian eksterior Mini Vision 100 didesain sebagai sebuah kanvas digital yang dapat berganti rupa sesuai kebutuhan. Projeksi konten yang tampak pada sasis mobil ini akan berubah-ubah berdasarkan siapa yang tengah berada di dalam mobil. Sang pengemudi akan merasa seakan-akan mobil yang yang mereka kemudikan adalah kepunyaan pribadi.

Tepat di tengah-tengah kaca depan, terdapat sebuah kaca panel membulat yang merupakan representasi sistem kecerdasan yang berperan sebagai asisten pribadi. Ia dapat mengatur nuansa kabin dan mode kemudi yang dapat beradaptasi dengan selera pengguna secara otomatis.

9. Eringo


Seorang seniman Iran Muhammad Ghezel menciptakan sebuah kendaraan yang akan memberi sensasi melalui putaran bodi kendaraan yang sekaligus menjadi rodanya.
Iringo merupakan sebuah kendaraan listrik berbentuk drum atau cincin yang memiliki dua roda kemudi. Saat ini, pengembangan untuk mobil ini masih terus dilakukan.

10. Aeromobil 4.0


Aeromobil 4.0 adalah kendaraan yang menggabungkan struktur otomotif canggih yang terbuat dari material komposit. Kendaraan hybrid ini menggabungkan fungsi mobil dan pesawat terbang dalam satu platform fleksibel.

Jika sedang berfungsi sebagai mobil, Aeromobile 4.0 mampu melaju hingga kecepatan 160 km per jam. Sedangkan ketika bertransformasi menjadi pesawat kendaraan futuristik ini mampu melesat hingga kecepatan 360 km per jam.

Kendaraan yang memiliki panjang 5,9 meter lebar 2,2 meter dan tinggi 1,5 meter ini mampu mengangkut 960 kg berat maksimum ketika take off. Untuk diketahui, Aeromobil 4.0 memiliki sistem turbo charging versi terbaru yang memungkinkan kendaraan ini mendapatkan tenaga dan ketinggian tambahan.

Mobil terbang ini menghasilkan tenaga maksimal 110 horsepower dengan sayap sepanjang 8 meter yang hanya akan membentang saat berfungsi sebagai pesawat. Aeromobile 4.0 ini bisa kamu dapatkan dengan harga 1,6 juta dolar atau sekitar 24 miliar rupiah. (*)


Pewarta : Imarotul Izzah
Editor : Yunan Helmy
Publisher :


Top