Social Media

Share this page on:

Kejar Target Angka Partisipasi Pemilu, Bakesbangpol Kota Malang Urai Jurus Jitu

27-11-2018 - 14:06
Wakil Wali Kota Malang Sofyan Edi Jarwoko saat menjadi pembicara dalam sosialisasi Peningkatan Partisipasi Dalam Pemilihan Umum 2019 oleh Bakesbangpol Kota Malang, Selasa (27/11/2018). (Pipit Anggraeni/MalangTIMES).
Wakil Wali Kota Malang Sofyan Edi Jarwoko saat menjadi pembicara dalam sosialisasi Peningkatan Partisipasi Dalam Pemilihan Umum 2019 oleh Bakesbangpol Kota Malang, Selasa (27/11/2018). (Pipit Anggraeni/MalangTIMES).

MALANGTIMES - Kejar target angka partisipasi masyarakat dalam pemilihan umum (Pemilu) 2019, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kota Malang urai jurus jitu. Salah satunya melalui sosialisasi bertajuk Peningkatan Partisipasi Politik Masyarakat dalam Pemilu yang berlangsung di Hotel Savana pada Selasa (27/11/2018).

Sebanyak 400 lebih peserta diundang dalam kegiatan tersebut. Mereka berasal dari kalangan tokoh agama, elemen politik, hingga perangkaat daerah serta aparatur sipil negara (ASN). Tiga orang narasumber dihadirkan langsung, yaitu Wakil Wali Kota Malang Sofyan Edi Jarwoko, Ketua KPU Kota MalangnZaenuddin, dan anggota Bawaslu Kota Malang Rusmi Fahrizal Rustam.

Ditemui usai kegiatan sosialisasi, Wakil Wali Kota Malang Sofyan Edi Jarwoko menjelaskan, melalui kegiatan tersebut, diharapkan angka partisipasi masyarakat untuk turut memilih bisa mengalami kenaikan. Sebab, jika berkaca pada berbagai pengalaman pemilihan sebelumnya, seperti pemilihan kepala daerah salah satunya, angka partisipasi masyarakat di Kota Malang lumayan tinggi.

"Melalui acara ini, Bakesbangpol Kota Malang melakukan langkah penting sebagai bentuk support pemerintah daerah yang mengharapkan pemilu berjalan dengan baik," katanya kepada wartawan.

Lebih jauh Sofyan Edi menjelaskan,  pemilu yang sukses adalah pemilu yang pelaksanaannya berjalan lancar tanpa persoalan dan perilaku anarkis, aman, tertib dan terkendali. Selain itu, tingkat partisipasi juga tinggi. Sehingga dia berharap, Pemilu 2019 di Kota Malang nantinya berjalan dengan lancar dan sukses.

Wawali juga berharap agar para calon dapat menyampaikan visi dan ide pembangunan dengan nyaman tanpa ada tekanan. Pasalnya, situasi nyaman penting agar pemilu leluasa menyampaikan pokok pikirannya. Dia juga berharap masyarakat belajar dari proses pemilu dan berusaha menciptakan bibit unggul sebagai pemimpin di masa depan.

Sementara itu, Sekretaris Bakesbangpol Heru Mulyono menambahkan, kegiatan sosialisasi merupakan salah satu kewajiban bagi pemerintah daerah. Langkah tersebut diambil sebagai bentuk edukasi atau pendidikan politik serta upaya meningkatkan jumlah pemilih. Harapannya, target nasional lebih dari 70 persen angka partisipasi dalam Pemilu 2019 dapat tercapai.

"Kalau melihat Pilkada 2018, angka partisipasi masyarakat 66 persen lebih. Maka kami optimistis parrisipasi di Kota Malang dalam Pemilu 2019 bisa melebihi," ucapnya.

Setelah melakukan sosialisasi kepada berbagai elemen masyarakat, rencananya Bakesbangpol akan kembali melakukan sosialisasi kepada kalangan pemilih pemula. Targetnya adalah siswa atau pelajar yang usianya sudah 17 tahun pada 17 April 2019 mendatang. Mereka akan diberikan wawasan terkait pentingnya memilih.

"Pemilih pemula ini adalah bagian dari warga negara yang suaranya sangat penting, maka mereka harus diajak untuk menggunakan hak pilihnya," papar Heru.

Menurut dia, ada berbagai upaya yang akan dilakukan Bakesbangpol untuk mengajak pemilih pemula menggunakan hak pilihnya dalam pemilu 2019. Karena saat ini, jumlah pemilih pemula di Kota Malang mencapai lebih dari 25 ribu orang. Sebanyak 20 ribu di antaranya sudah memiliki pengalaman dalam Pilkada 2018. Sementara sekitar lima ribu hingga tujuh ribu sisanya masih benar-benar baru dan belum memiliki pengalaman mencoblos.

"Dan kami akan mengajak seluruh elemen untuk menggunakan hak pilihnya dan tidak golput," pungkasnya. (*)

 


Pewarta : Pipit Anggraeni
Editor : Yunan Helmy
Publisher :


Top