Social Media

Share this page on:

2 Bakal Calon Kades Mojorejo Gugur, Ini Yang Akan Bersaing

27-11-2018 - 21:39
foto ilustrasi
foto ilustrasi

MALANGTIMES - Dua bakal calon dari 13 bakal calon kepala, di Kecamatan Junrejo Kota Batu, gugur di tahapan selanjutnya. Dua orang yang gagal itu adalah M. Thohir dan Jamadi. Keduanya terhenti dalam pemilihan kepala desa secara serentak pada 16 Desember 2018 mendatang.

Gugurnya dua orang ini merupakan bakal calon kepala desa dari Desa Mojorejo. Mereka gugur karena penilaian dari hasil peringkat atau rangking setelah dilakukan ujian tes wawancara dan tulis beberapa waktu lalu.

Sedangkan yang lolos maju dalam tahapan pemilihan calon kepala desa itu rinciannya, dari Desa Mojorejo adalah Lujito, Muslimin, Suwarno, Kholis, dan Suroto. Lalu Desa Pendem ada M. Andri, Tri Wahyuwono Efendi, Samsul Hadi, dan Khojanah. 

Sedangkan di Desa Tlekung yakni Harinyoto dan Mardi. Kepala Bagian Pemerintahan Setda Pemkot Batu Dyah Lies mengatakan tidak semua peserta bisa lolos mengikuti tahapan pilihan calon kepala desa. Sebab seperti Desa Mojorejo memiliki jumlah pendaftar 7 orang. “Sesuai dengan peraturan minimal pemilihan kepala desa itu minimal 2 orang dan maksimal 5 orang. Nah di Desa Mojorejo ini ada 7 orang sehingga terseleksi 2 orang,” kata Dyah, Selasa (27/11/2018).

Hasil tim penguji dari Universitas Brawijaya telah disampaikan melalui Camat Junrejo pada Selasa. Selanjutnya agenda yang akan dilakukan adalah penetapan calon kepala desa pada 3 Desember mendatang. “Pada saat penetapan menjadi calon kepala desa ini, juga langsung dilaksanakan pengambilan nomor urut calon kepala desa,” ungkapnya saat ditemui di lantai 4 Balai Kota Among Tani. 

Setelah dilakukan penetapan dan pengambilan nomor urut, 11 calon kades itu akan melangsungkan kampanye selama 3 hari mulai 10-12 Desember mendatang. “Setelah masa kampanye selesai, 13-15 Desember masa tenang,” ujar Dyah kepada MalangTIMES. 

Kemudian pada 16 Desember dilakukan pemungutan suara. Selain itu pada pemilihan kades 2018 ini incumbent 2 orang, Tri Wahyuwono Efendi mantan Kepala Desa Pendem dan Suwarno mantan Kepala Desa Mojorejo. “Ke dua Incumbent ini lolos menjadi calon kades,” jelasnya.

Terpisah calon kepala Desa Pendem Tri Wahyuwono Efendi mengatakan, dengan lolosnya melaju di babak selanjutnya itu cukup melegakan. Sebab Keinginannya itu ingin melanjutkan program pemerintahan desa yang belum terselesaikan.

“Saya ingin melanjutkan program yang belum terselesaikan. Salah satunya di bidang pelayanan masyarakat seperti surat menyurat, pemberdayaan UMKM untuk meningkatkan perekonomian di Desa Pendem dengan memaksimalkan penggunaan Dana Desa,” ucap Efendi.

Keikutsertaannya kembali dalam pemilihan ini karena perjalanannya selama 6 tahun yang lalu dirasa tidak cukup. Sehingga ingin mengabdi lagi untuk 6 tahun kedepan sesuai dengan visi Kota Batu ‘Desa Berdaya Kota Berjaya.

Sementara itu pemilihan kepala desa serentak di Kecamatan Junrejo itu dengan menggunakan dana Perubahan Anggaran Keuangan (PAK) 2018. Masing-masing desa mendapatkan jatah Rp 85 juta. Dengan demikian anggaran yang dikeluarkan dari PAK yakni Rp 255 juta. 


Pewarta : Irsya Richa
Editor : A Yahya
Publisher :
Sumber : Batu TIMES (Jatim TIMES Network)


Top