Social Media

Share this page on:

Akhir Tahun, Cuaca Ektrem Melanda Pesisir Kabupaten Malang

01-12-2018 - 16:56
Ilustrasi pantai selatan, Kabupaten Malang (Foto : Dokumen MalangTIMES)
Ilustrasi pantai selatan, Kabupaten Malang (Foto : Dokumen MalangTIMES)

MALANGTIMES - Pemberitaan ini sepertinya bisa menjadi perhatian bagi para traveller. Menjelang pergantian tahun, kebanyakan masyarakat memilih untuk menghabiskan waktu liburan dengan berwisata. Salah satunya dengan mengunjungi pantai yang ada di Kabupaten Malang. Namun, bagi para wisatawan yang sudah membuat agenda untuk berwisata ke pantai, sebaiknya lebih berhati-hati. Sebab menjelang akhir tahun 2018, diperkirakan sederet cuaca ekstrem bakal melanda.

“Itensitas curah hujan yang tinggi, bakal memicu angin kencang yang melanda sebagian besar daerah pesisir di Jawa Timur,” terang Forcaster on Duty Afrizal R Fathoni, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Perak, Sabtu (1/12/2018).

iklan

Potensi hujan yang bakal terjadi di perairan wilayah Jawa Timur, termasuk termasuk di Kabupaten Malang ini, bisa dikatakan relatif. Mulai dengan itensitas sedang hingga tinggi, bakal silih berganti mengguyur berbagai wilayah termasuk di Kabupaten Malang. Fenomena semacam ini, juga disertai dengan angin kencang. Sebab Keberadaan awan gelap cumulonimbus (cb) yang merata, berdampak pada peningkatan kecepatan angin serta gelombang perairan menjadi tinggi.

Afrizal menjelaskan, terkait kondisi angin di pesisir selatan Jawa Timur, mencapai 26 knot. Dengan angkat tersebut, setara dengan 48 kilometer per jam yang bakal menerpa samudra hindia. Sedangkan di laut jawa kecepatan angin maksimum mencapai 20 knot, atau setara dengan 37 kilometer per jam. “Di awal bukan Desember ini, arah angin didominasi dari tenggara menuju barat daya,” jelasnya.

Akibat fenomena tersebut, menyebabkan gelombang di perairan laut jawa bagian timur tinggi. Yakni berkisar antara 0,5 hingga 1 meter. Sedangkan di pesisir bagian selatan Jawa Timur atau perairan samudra hindia, berkisar antara 1,5 hingga 3 meter. “Bagi nelayan maupun wisatawan, sebaiknya lebih berhati-hati saat beraktivitas di wilayah perairan,” himbaunya.


Pewarta : Ashaq Lupito
Editor : A Yahya
Publisher :


Top