Social Media

Share this page on:

Cerdas Memilih, Pemuda Kota Malang Diajak Gunakan Hak Pilihnya

03-12-2018 - 13:13
Sosialisasi bertajuk Fasilitasi Pendidikan Politik Bagi Generasi Muda yang diselenggarakan Bakesbangpol Kota Malang di Hotel Savana, Senin (3/12/2018) (Pipit Anggraeni/MalangTIMES)
Sosialisasi bertajuk Fasilitasi Pendidikan Politik Bagi Generasi Muda yang diselenggarakan Bakesbangpol Kota Malang di Hotel Savana, Senin (3/12/2018) (Pipit Anggraeni/MalangTIMES)

MALANGTIMES - Cerdas memilih, pemuda di Kota Malang diajak gunakan hak pilihnya dengan bijak. Sekitar 350 pelajar di kota pendidikan ini mendapat sosialisasi khusus bertajuk Fasilitas Pendidikan Politik Bagi Generasi Muda yang diselenggarakan Badan Kesatuan dan Politik Pemerintah (Bakesbangpol) Kota Malang, Senin (3/12/2018) di Hotel Savana.

Plt. Kepala Bakesbangpol Kota Malang, Supriyadi menyampaikan, setiap perwakilan sekolah dari tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) diundang dalam kegiatan tersebut. Tujuan utamanya adalah untuk mengajak para generasi muda, terutama pemilih pemula untuk menggunakan hak pilihnya. Karena tak bisa dipungkiri, para pemuda masih banyak yang apatis untuk menggunakan hak pilihnya.

"Dengan adanya sosialisasi ini, kami berharap kesadaran pemilih pemula untuk menggunakan hak pilihnya semakin terbuka. Dan mereka tidak lagi ogah-ogahan datang ke TPS," katanya pada wartawan di sela-sela kegiatan sosialisasi.

Menurutnya, angka partisipasi pemilih pemula di Kota Malang selama ini sangat bagus. Tahun depan, ditargetkan angka partisipasi pemilih pemula bisa mencapai lebih dari 70 persen. Dia pun optimis angka tersebut dapat tercapai, dengan sosialisasi yang gencar dilakukan oleh Bakesbangpol Kota Malang.

"Kami tidak mengarahkan siswa dan pemilih pemula untuk memilih satu nama. Tapi kami mengajak mereka untuk menggunakan hak pilihnya. Karena itu sangat berharga," jelasnya.

Di sisi lain, salah satu peserta sosialisasi, Katrina Fylya menyampaikan jika sosialisasi tersebut sangat berguna sebagai informasi awal bagi dirinya. Karena sebagai pemilih pemula, ia belum mengetahui dengan detail tata cara memilih dan figur yang akan dipilih. Dia pun merasa lebih terbuka dan sadar bahwa suaranya sangat penting untuk disalurkan.

"Biasanya kan pasti mager kalau mau ke TPS. Tapi tadi dijelaskan pentingnya menggunakan hak pilih, maka saya semangat untuk mencoblos di 2019 mendatang," imbuh siswi kelas XII SMAN 2 Kota Malang itu.

Sementara itu, dua narasumber dari Komisi Pemilihan Umum dan Badan Pengawas Pemilu menyampaikan berbagai materi terkait proses pemilu. Mulai dari daftar pemilih hingga pengawasan yang dilakukan selama proses penyelenggaraan pemilu. Para peserta sosialisasi juga dikenalkan dengan jumlah parpol dalam Pileg 2019, termasuk nama calon Presiden dan Wakil Presiden.

 


Pewarta : Pipit Anggraeni
Editor : Sri Kurnia Mahiruni
Publisher :
Sumber : Malang TIMES


Top