Social Media

Share this page on:

Desa Wisata Kungkuk di Kota Batu Terus Berbenah Sambut Wisatawan

04-12-2018 - 18:57
Area Kampung Wisata Kungkuk yang saat sedang proses pembangunan fasilitas bagi wisatawan di Dusun Kungkuk Desa Punten Kecamatan Bumiaji. (Foto: Irsya Richa/MalangTIMES)
Area Kampung Wisata Kungkuk yang saat sedang proses pembangunan fasilitas bagi wisatawan di Dusun Kungkuk Desa Punten Kecamatan Bumiaji. (Foto: Irsya Richa/MalangTIMES)

MALANGTIMES - Kampung Wisata Kungkung di Dusun Kungkuk Desa Punten Kecamatan Bumiaji punya beragam pilihan paket wisata. Bahkan saat ini fasilitasnya pun terus dikembangkan.

Seperti halnya pembangunan spot swafoto, cafe, dan aula. Fasilitas itu dibangun untuk para wisatawan. Pembangunannya sudah berjalan selama satu bulan.

iklan

“Target pembangunan aula, cafe, spot swafoto akhir bulan Desember. Meskipun nanti hasilnya belum maksimal,” kata Ketua Lembaga Kampung Wisata Kungkuk Suwito Pamungkas. 

Bambu dan jerami menjadi bahan utama untuk membangun fasilitas di atas lahan 3.000 meter persegi. Sedangkan untuk aula dan cafe dibuat dengan dua lantai. Bangunan sepanjang 12 meter dan lebar 7 meter. “Kita membangun dengan bahan yang ramah lingkungan karena juga kembali ke alam. Sehingga kita memanfaatkan bahan bambu dan jerami ,” imbuhnya, Selasa (4/12/2018). 

Ia menjelaskan pembangunan fasilitas itu untuk menunjang pengembangan Kampung Wisata Kungkuk. Dengan menggunakan anggaran dari Alokasi Dana Desa (ADD) tahun 2018 sebesar Rp 120 juta“Dengan anggaran ADD, akhirnya kami bisa mengembangkan kampung wisata ini,” ujarnya saat ditemui saat proses pembangunan di Kampung Wisata Kungkuk. 

Dia berharap dengan dengan ditambahkannya fasilitas tersebut dapat menarik lebih banyak wisatawan. Untuk saat ini di tempat wisata itu sudah terdapat beberapa gazebo, dengan lahan area outbound, dan camping ground. 

Desa Wisata Kungkuk yang menonjolkan potensi alam hutan  dan pemandangan pegunungan ini juga menyuguhkan banyak paket wisata. Mulai dari petik jeruk keprok punten 56, perah susu, tubing di sungai, ternak kelinci, hingga paket wisata industri makanan oleh-oleh. Saat ini juga ada paket wisata budaya seperti kuda lumping dan tari santar atau tarian halaman. “Paket wisata yang kami suguhkan itu merupakan keunggulan yang dimiliki di Dusun Kungkuk ini. Dan memang paket inilah yang juga kami unggulkan,” ujarnya. 

Selain paket itu lanjut Suwito, juga menawarkan homestay. Saat ini sudah ada 50 homestay di Dusung Kungkuk. Harga yang disuguhkan itu Rp 70 ribu per malam dan per orang. 

Ya dengan mengandalkan alam dan pemandangan yang menakjubkan itu tentunya sangat disayangkan untuk dilewatkan. Apalagi di sana juga memberikan edukasi kepada wisatawan.

Terpisah Plt Kepala Dinas Pariwisata Kota Batu Imam Suryono menambahkan, sebagai desa wisata harus bisa menjual paket wisata dengan menjual potensi di setiap desanya. “Karena lewat paket wisata itu, tentunya wisatawan akan menghabiskan waktu lebih dari satu hari. Dengan demikian akan berimbas pada perekonomian warga,” ujar Imam.

Oleh sebab itu, setiap desa wisata di Kota Batu diharapkan menawarkan atau menyuguhkan paket wisata kepada wisatawan. “Dengan adanya kesiapan promosi untuk paket desa wisata memudahkan mendatangkan wisatawan,” tutupnya.

 


Pewarta : Irsya Richa
Editor : A Yahya
Publisher :


Top