Social Media

Share this page on:

Deklarasi Pemilu 2019 Damai, Serikat Buruh Malang Raya Dapat Pesan Penting Ini

09-12-2018 - 19:15
Para perwakilan serikat pekerja yang melakukan deklarasi pemilu damai (Anggara Sudiongko/MalangTIMES)
Para perwakilan serikat pekerja yang melakukan deklarasi pemilu damai (Anggara Sudiongko/MalangTIMES)

MALANGTIMES - Mendekati Pemilu 2019, serikat buruh se-Malang Raya, seperti Apindo Malang dan pemerintah daerah Kabupaten Malang satu suara mencetuskan deklarasi pemilu 2019 yang damai dan sejuk.

Dalam deklarasi itu, terdapat pesan penting dari Ketua Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) Kabupaten Malang Kusmantoro Widodo. Yakni para serikat buruh diharapkan agar tidak mudah termanfaatkan oleh kepentingan-kepentingan yang mengarah ke politik.

"Mereka harus bisa memilah. Jangan mau dimanfaatkan oleh kepentingan politik sesaat. Bukan rawan, kalau buruh ini kan kalau dijanjikan pasti akan dukung, setelah jadi pasti mereka juga akan menagih. Iya kalau ditepati, kalau tidak, tentunya kan kasihan, bisa menjadi problem lagi," ungkapnya ditemui di salah satu hotel di Kota Malang (9/12/2018).

Selain itu, dia juga mengingatkan supaya tidak mudah percaya dengan berita yang terkesan adu domba, berita hoax. "Kami mewanti-wanti, jangan sampai ada yang memanfaatkan buruh. Karena, Malang Raya kondusif, dan Malang adalah barometer Jatim," paparnya

Dewan Pengupahan dan Pengembangan SDM Apindo Kota Malang Yohanes Haryo Sutrisno, menambahkan, memang dalam hal politik, menjadi hak dari masing-masing pribadi warga negara. Namun meskipun begitu, ia berharap, agar situasi kondusif Malang Raya tidak diganggu dengan isu-isu politisasi buruh. Karena itu justru bisa memperkeruh atau menimbulkan masalah yang kompleks.

"Semoga tidak dipolitisir, teman-teman diharapkan bisa bersikap dewasa menyikapi itu. Kalau kita mendapat kasih sayang dadakan, siap-siaplah ditinggal. Memang politik adalah hak pribadi masing-masing warga negara, tapi ya harus ditimbang-timbang dulu," tambahnya.

Disisi lain, Kabid Hubungan Perindustrian Disnaker Kabupaten Malang Ahmad Rukmianto menyampaikan, bahwa  penyelesaian konflik buruh dengan pengusaha, sebisa mungkin harus diselesaikan dengan cara bipartit.

Sehingga, jika berpikir jauh, dengan konflik yang bisa segera terselesaikan antara kedua belah pihak, tentunya juga akan mencegah konflik tersebut untuk ditunggangi oleh hal-hal yang menjurus ke politis untuk kepentingan pihak lain.

"Dengan begitu, suasana Malang Raya ini akan kondusif, harmonis dan aman dari hal-hal yang bisa ditunggani seperti aksi demo," tuturnya.

Kasat Intelkam Polres Malang Kota, AKP Budi Winarto juga turut menyampaikan, bahwa dengan situasi kondusif di Malang Raya harus selalu dijaga. Para buruh harus bisa menjaga dan memilah hal-hal yang memang rawan dalam perpecahan seperti saat Pemilu. Karena bakal berdampak pada pertumbuhan ekonomi.

Sebab, pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat begitu bergantung pada keamanan dan situasi yang kondusif pada daerah tersebut. "Makanya semua harus dipertimbangkan dalam melakukan apapun, jangan grusa-grusu. Berjalan sesuai regulasi dan tafsir hukum yang ada. Dan sekali lagi, semua harus saling berkordinasi,"pungkasnya

 

 


Pewarta : Anggara Sudiongko
Editor : Heryanto
Publisher :


Top