Social Media

Share this page on:

Cupcake Bertema Natal Jadi Incaran, Omzet Produsen Kue di Malang Naik 25 Persen

21-12-2018 - 14:09
Para pekerja di Citra Kendedes Cake and Bakery tengah menghias cupcake dengan karakter-karakter khas Natal. (Foto: Nurlayla Ratri/MalangTIMES)
Para pekerja di Citra Kendedes Cake and Bakery tengah menghias cupcake dengan karakter-karakter khas Natal. (Foto: Nurlayla Ratri/MalangTIMES)

MALANGTIMES - Kue-kue dalam mangkuk kertas atau cupcake dengan hiasan bertema Natal menjadi pilihan banyak orang sebagai hantaran. 

Produsen-produsen kue di Kota Malang pun kebanjiran pesanan lokal hingga luar daerah.

Laris manis, omzet mereka rata-rata naik hingga 25 persen menjelang Hari Raya Natal dan tahun baru. 

Owner Citra Kendedes Cake and Bakery, Tommy Subyanto mengaku sejak dua pekan terakhir, kue bertemakan natal laris diserbu pembeli. 

"Ada kenaikan permintaan pasar ya, memang karena untuk momen Natal ini kami menyediakan kue dan parcel dengan tema itu. Naiknya sampai 25 persen dibandingkan hari biasa," ujarnya.

Meski natal masih beberapa hari lagi, lanjut Tommy, pihaknya telah melakukan produksi sejak awal Desember lalu. 

Terutama untuk varian kue kering. Sementara untuk kue tart natal, dikerjakan sesuai pesanan.

"Hingga saat ini untuk tart sudah ada permintaan sekitar 300 buah. Biasanya untuk bingkisan atau hadiah," tuturnya.

Produsen kue yang berdiri sejak tahun 1995 ini memang memproduksi aneka kue bertemakan natal untuk menarik produsen. 

Ada berbagai jenis kue yang diproduksi di pabrik Citra Kendedes yang terletak di Jalan Sulfat Kota Malang. 

Di antaranya Black Forest Cake natal, Mocca Christmas, Tart Pudding natal, cupcake natal, serta jenis kue lainnya. 

"Untuk desain kuenya improvisasi sendiri, kita lihat bentuk yang bagus dan disukai konsumen seperti apa," tuturnya.

Pada natal tahun ini, tart Santa merupakan produk terbaru. Tart tersebut berbentuk kepala salah satu ikon perayaan natal, yakni sinterklas.

Untuk tart Sinterklas ini, dibanderol dengan harga Rp 150 ribu per buah. 

"Harganya sebenarnya bervariasi, tergantung kuenya. Untuk cup cake harganya Rp 100 ribu, kalau tart paling mahal ada yang harganya Rp 400 ribu," ungkap Tommy.

Selain tart, produsen kue yang kini telah memiliki 18 cabang ini juga menyediakan paket parcel kue kering. 

Untuk parcel ini, dibanderol dengan harga mulai Rp 200 ribu hingga Rp 400 ribu. 

"Parcel ini juga banyak peminatnya, hingga kini sudah terjual sekitar 300 parcel," tuturnya.

Owner Toko Kue Sara, Sara Lani mengungkapkan hal senada. 

Meski ada peningkatan permintaan parcel kue menjelang Natal, tetapi pihaknya lebih memberi keleluasaan pembeli untuk memilih isian parcel. 

"Rata-rata isinya kue dari berbagai jenis. Tapi paketnya bisa disesuaikan dengan budget dan keinginan pembeli," sebutnya. 

Toko kue di Jalan dr Cipto Kota Malang itu menyediakan beberapa pilihan. Di antaranya otelo almod, semprit keju, cokelat kenari, putri salju, pastry, dan lain-lain. 

"Kalau harga parcel disini mulai Rp 170 ribu ke atas. Pemesanan untuk Natal sudah mulai naik per 15 Desember kemarin, kan ada juga yang minta dikirim ke luar Malang," pungkasnya. 


Pewarta : Nurlayla Ratri
Editor : Heryanto
Publisher :
Sumber : Malang TIMES


Top