Asal-usul Bentuk Pakaian Dalam Unik (2)

Bikini Zaman Romawi Kuno dan Pantales yang hanya Bisa Dipakai Kelas Atas

Oct 31, 2021 09:34
Bikini (Foto: Listverse)
Bikini (Foto: Listverse)

JATIMTIMES - Zaman berubah, pakaian dalam juga ikut berubah. Bentuk, bahan, dan fungsi pakaian dalam pun berubah mengikuti perkembangan zaman. Banyak sekali model-model pakaian dalam hits dari berbagai merek yang kini muncul di pasaran. 

Namun, tahukah kalian bagaimana desain atau bentuk pakaian dalam di masa lalu? Berikut rangkumannya: 

- Bikini

Bikini

Tidak hanya di masa sekarang, bikini ternyata juga sudah terkenal di masa lalu. Setiap pelajar yang mendapatkan mata pelajaran Bahasa Latin, pasti akrab dengan kalimat 'semper ubi sub ubi', jika diartikan ke dalam bahasa Inggris berarti 'always where under where' (selalu gunakan pakaian dalam).

Pakaian dalam bikini pada masa Romawi Kuni ini kerap kali digunakan bersantai di pantai seperti sekarang. Namun, tentunya bikini zaman dulu dan sekarang tentu berbeda. 

Perbedaan itu terletak pada jenis kain. Perempuan masa itu menggunakan kain penutup ketat yang terbuat dari kulit, disebut dengan strophium dan berfungsi untuk menjadi penyangga payudara.

Di masa itu memiliki payudara yang kecil dan panggul lebar adalah patokan bentuk tubuh yang ideal bagi perempuan. Kendati demikian, tidak semua penduduk Romawi kuno menggunakan celana dalam. 

Sebagai gantinya, mereka menggunakan sebuah sebuah kain balut berbentuk 'popok' yang disebut dengan subligaculum. Subligaculum tidak digunakan oleh semua orang. 

Pada umumnya kain tersebut digunakan oleh atlet dan budak, atau siapapun yang bekerja di bawah terik matahari. Di sisi lain, pria pada masa itu juga tidak menggunakan celana dalam. 

Mereka diketahui hanya menggunakan 'toga' untuk menutupi kemaluannya. 

- Pantales

Pantales

Selanjutnya ada pakaian dalam yang disebut dengan pantales. Jika di masa sekarang pantales bisa disebut dengan celana dalam panjang. 

Pantales mulai digunakan para wanita sekitar dekade 1980. Pada abad pertengahan, wanita justru tidak menggunakan pakaian dalam sama sekali. 

Kecuali jika perempuan itu berasal dari keluarga bangsawan. Terutama pada Abad ke-19, hanya wanita dari kelas atas saja yang bisa menggunakan pakaian dalam tersebut. 

Diketahui, pakaian dalam ini terbuat dari 2 bahan pakaian yang diikatkan pada bagian panggul. Jadi sebenarnya pantales bukanlah pakaian dalam, melainkan 'aksesoris' mode.

Renda yang terdapat pada celana dalam itu dibuat dari bahan yang mahal. Semakin mahal dan mewah, maka menunjukkan kedudukan mereka yang semakin tinggi.

Topik
Model Pakaian Dalambentuk pakaian dalam unikbikiniasal usul pakaian dalamsejarah pakaian dalam

Berita Lainnya

Berita

Terbaru