Digelar di 5 Titik, Operasi Pasar Lumbung Pangan Jatim Diserbu Masyarakat

Sep 20, 2022 09:39
Operasi Pasar Lumbung Pangan Jatim.
Operasi Pasar Lumbung Pangan Jatim.

JATIMTIMES - Pemerintah Provinsi Jawa Timur melakukan upaya maksimal dalam mengendalikan inflasi dampak kenaikan harga BBM. Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan melakukan Operasi Pasar Lumbung Pangan Jatim yang  Senin (19/9/2022) kemarin dilakukan di lima titik di Kota Surabaya dan Kota Malang. 

Rinciannya, Operasi Pasar Lumbung Pangan Jatim  digelar di Pasar Soponyono, Pasar Pucang Anom, Pasar Tambak Rejo di Kota Surabaya serta di Pasar Dinoyo dan Pasar Besar Kota Malang.

Operasi Pasar Lumbung Pangan Jatim tersebut sukses diserbu oleh masyarakat.  Bahkan ibu-ibu berbondong-bondong belanja kebutuhan pokok memanfaatkan program ini. Sebab, selain  bahan pangan dijual dengan harga lebih murah, juga stok dan produknya dijamin berkualitas. 

Masyarakat mengapresiasi program  Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa  ini lantaran membantu masyarakat mengakses bahan pangan dengan harga yang terjangkau. Hal tersebut, misalnya, diungkapkan Umi, warga Pucangan, yang memanfaatkan Operasi Pasar Lumbung Pangan Jatim di Pasar Pucang Anom. 

Dalam kesempatan ini, Umi belanja gula lima kilogram, minyak goreng 1 liter, telur dua kilogram, cabai, bawang merah, dan sejumlah kebutuhan yang lain.

“Alhamdulillah ini saya beli macam-macam karena harganya jauh di bawah harga pasar. Kami jujur senang dengan program operasi pasar ini. Harapannya supaya sering diselenggarakan agar masyarakat kecil seperti kami bisa dapat harga yang lebih murah,” ucap Umi.

Hal serupa juga disampaikan oleh Khoiriyah. Ia bahkan ingin agar operasi pasar semacam ini bisa digelar seminggu sekali. 

“Terima kasih Ibu Khofifah sudah menggelar operasi pasar hari ini. Kami senang bisa dapat beras, minyak goreng, bawang merah, telur, dengan harga murah. Kalau boleh digelar seminggu sekali dan rutin agar terus meringankan kami warga masyarakat kecil,” ucap Khoiriyah.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyampaikan bahwa Operasi Pasar Lumbung Pangan Jatim ini dihelat khusus untuk meringankan beban masyarakat, meningkatkan daya beli, serta mengendalikan inflasi daerah.

Untuk itu, secara terbuka ia mempersilakan masyarakat warga Provinsi Jawa Timur untuk memanfaatkan program ini dengan sebaik-baiknya. Sebab, harga bahan pangan dan kebutuhan pokok di titik-titik pasar yang digelar Operasi Pasar Lumbung Pangan Jatim sangat terjangkau dan di bawah harga pasar.

Beras, misalnya, dijual dengan harga Rp 50.000 per 5 kilogram. Kemudian gula dijual dengan harga Rp 12.000 per kilogram, telur ayam seharga Rp 20.000 per kilogram, cabai rawit dijual dengan harga Rp 10.000 per bungkus (200 gram).

Kemudian daging ayam dijual dengan harga Rp 20.000 per ekor, bawang merah Rp 10.000 per 500 gram, serta minyak goreng Rp 11.000 per liter.

“Harga kebutuhan pokok di Operasi Pasar Lumbung Pangan Jatim dipastikan lebih murah di bawah harga pasar. Terima kasih bagi masyarakat yang antusias sekali memanfaatkan program ini di lima pasar yang dihelat hari ini,” ucap  Khofifah.

“Bagi yang  belum sempat belanja, jangan khawatir. Program ini juga akan digelar pekan depan (setiap Senin pagi mulai pukul 07:00) di 25 titik pasar di 8 kota di Jawa Timur. Tersebar di Kota Surabaya, Kota Malang, Kota Madiun, Kota Kediri, Kota Probolinggo, Kabupaten Jember, Kabupaten Banyuwangi, dan Kabupaten Sumenep,” imbuhnya. 

Diharapkan program ini mampu menekan adanya spekulasi harga, meningkatkan daya beli masyarakat, serta mencegah inflasi tak terkontrol di Jawa Timur.

Ke-25 pasar yang akan dihelat Operasi Pasar Lumbung Pangan Jatim mulai pekan depan adalah Pasar Wonokromo, Pasar Pucang Anom, Pasar Genteng, Pasar Tambak Rejo dan Pasar Soponyono di Kota Surabaya. Kemudian Pasar Dinoyo, Pasar Blimbing, dan Pasar Besar Kota Malang.

Pasar Sleko dan Pasar Besar Kota Madiun,  Pasar Setono Betek dan Pasar Besar Kota Kediri. Lalu Pasar Tanjung, Pasar Wirolegi, Pasar Mangli, dan Pasar Kreongan di Kota Probolinggo.

Tak ketinggalan Pasar Baru dan Pasar Wonoasih Kabupaten Jember. Kemudian Pasar Blambangan, Pasar Banyuwangi, Pasar Rogojampi, Pasar Jajag, dan Pasar Genteng 1 di Kabupaten Banyuwangi. Dan yang terakhir di Pasar Anom Baru dan Pasar Bangkal Kabupaten Sumenep.

Topik
Kucing langkaGubernur Jatim Khofifah Indar ParawansaPemprov JatimBinatang unik

Berita Lainnya

Berita

Terbaru