Wali Kota Sutiaji Berupaya Maksimalkan Potensi yang Ada untuk Wisata Budaya Kota Malang

Jan 20, 2023 20:22
Wali Kota Malang Sutiaji didampingi Direktur Malang Town Square Fifi Trisjanti usai menghadiri Kampoeng China Festival, Jumat (20/1/2023). (Foto: Tubagus Achmad/JatimTIMES)
Wali Kota Malang Sutiaji didampingi Direktur Malang Town Square Fifi Trisjanti usai menghadiri Kampoeng China Festival, Jumat (20/1/2023). (Foto: Tubagus Achmad/JatimTIMES)

JATIMTIMES - Wali Kota Malang Sutiaji Terus berupaya memaksimalkan potensi kerukunan beragama dalam keberagaman untuk menyajikan destinasi wisata budaya di Kota Malang. 

Hal itu disampaikan Sutiaji usai menghadiri gelaran Kampoeng China Festival di Malang Town Square (Matos) sebagai rangkaian kegiatan menyambut Tahun Baru Imlek 2574 Kongzili tahun 2023. 

"Ini kan sudah dimulai (realisasi wisata budaya) dan Insya allah nanti di kawasan-kawasan tertentu akan kita kuatkan menjadi salah satu destinasi wisata," ungkap Sutiaji kepada JatimTIMES.com, Jumat (20/1/2023). 

Orang nomor satu di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Malang ini menuturkan, bahwa di Kota Malang sendiri sejak dulu telah terbentuk beberapa kawasan yang menonjolkan warisan budayanya. Mulai dari kampung pecinan hingga kampung arab. 

"Di tahun-tahun sebelumnya itu pernah ada gagasan Kampung Arab, Kampung Pecinan, itu dihidupkan. Jadi ini memang di Kota Malang kan tidak punya destinasi wisata alam, harapannya itu bisa menjadi wisata budaya," ujar Sutiaji. 

Lebih lanjut, pihaknya pun berencana untuk terus melakukan peremajaan dan pengembangan kawasan, salah satunya terkait pesdestrian atau jalur pejalan kaki yang berada di kawasan Kampung Pecinan ataupun Kampung Arab. 

"Insya allah jadi dikembangkan (pedestrian Kampung Pecinan). Kalau tahun ini saya belum tahu konkretnya, tapi insya allah itu nanti akan terus kita poles dan kita kembangkan," terang Sutiaji.  

Alumnus UIN Maliki Malang (dulunya IAIN Malang) ini mengatakan bahwa jika Pemkot Malang berupaya untuk melakukan suatu pengembangan kawasan, jangan hanya dilihat dari satu sudut pandang. 

"Tapi ketika nanti ada daya tarik orang datang ke kita, dengan keramahan kita maka akan membawa pertumbuhan ekonomi kita semakin kuat," kata Sutiaji. 

Alumni Pondok Pesantren (Ponpes) Bahrul Ulum Tambakberas Jombang ini menambahkan, ketika pertumbuhan ekonomi di Kota Malang semakin kuat maka berdampak pada pendapatan daerah yang semakin bertambah dan kuat. 

"Ketika PAD kuat, maka akan kembali kepada membangun kesejahteraan masyarakat. Peluang kerja akan semakin luas, kemiskinan berkurang. Jadi jangan mungkin melihat dari satu sisi saja," tandas Sutiaji. 

Topik
Wali Kota MalangDestinasi Wisata Budaya

Berita Lainnya

Berita

Terbaru